AYOJAKARTA.COM -- Operator sekolah yang ada di seluruh Indonesia, khususnya lembaga pendidikan non formal seperti PKBM dan SKB diharapkan segera mempersiapkan diri dalam menghadapi Dapodik semester genap 2025 yang akan rilis.
Data Dapodik semester ganjil yang sudah cut off tidak bisa digunakan untuk input data, baik sinkronisasi atau penarikan data.
Maka dari itu, persiapan data yang matang sangat penting dalam memastikan proses transisi ke Dapodik semester genap 2025 berjalan lancar.
Sebelum rilis Dapodik semester genap 2025, ada hal penting yang harua dilakukan:
Baca Juga: Dapodik 2025 Semester Genap Segera Rilis, Berikut Ini 3 Informasi Penting yang Wajib Diketahui
• Mengarsipkan Data Dapodik Semester Ganjil
Data Dapodik semester ganjil bisa diunduh lewat menu unduhan di Dapodik lokal, khususnya pada profil sekolah.
Data yang harus diunduh adalah data profil sekolah, data pembelajaran, dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).
Data tersebut harus diarsipkan untuk pelaporan dan juga audit di kemudian hari.
• Mengumpulkan Data yang Perlu Diperbarui
Kumpulkan data sekolah yang harus diperbarui seperti data peserta didik (khususnya kelas akhir), data mutasi peserta didik, update kurikulum, jadwal pembelajaran, dan nilai rapot.
Data guru baru bisa ditambahkan lewat operator yayasan dan ditarik setelah disetujui oleh operator dinas.
Data guru yang telah nonaktif harus dilengkapi dengan surat tugas serta penugasan.
Berikut ini beberapa poin penting yang harus diperhatikan saat melakukan persiapan rilis Dapodik semester genap 2025:
• Lengkapi Data PTK
Pastikan data PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) sudah lengkap dan tidak ada data residu.
Periksa juga verval PTK untuk memastikan keakuratan data.
• Lengkapi Data Peserta Didik
Lengkapi data peserta didik, terutama NIK, KK, dan yang lainnya sesuai dengan form yang tersedia.
Masukkan data asal sekolah, nomor induk, dan nomor ijazah dari jenjang pendidikan sebelumnya pada menu registrasi peserta didik.
• Input Nilai Hasil Evaluasi
Input nilai hasil evaluasi semester sebelumnya yang belum terinput di Dapodik.
Nilai rapot semester ganjil dan genap harus segerq diinput untuk kelas akhir.
• Lengkapi Pembelajaran
Lengkapi pengisian data pembelajaran.
Untuk lembaga PKBM dan SKB, pastikan semua mata pelajaran sudah terisi.
Gunakan juga menu aksi untuk melanjutkan data dari semester ganjil.
• Update Data Sekolah
Update data sekolah, termasuk data periodik, sanitasi, dan juga kepanitiaan (PPDB, BOS, TPPK).
Data akreditasi akan sinkron dengan BAN-PAUD atau Dikmas.
• Update Sarana dan Prasarana
Update data sarana dan prasarana, termasuk penambahan atau perbaikan yang diperoleh dari belanja modal BOS.
Untuk kelas akhir, pastikan data peserta didik telah tercatat dan juga terdaftar di Dapodik per 31 Desember semester ganjil.
Peserta didik harus memiliki NISN, nilai rapot yang terupload di Dapodik, serta sudah menyelesaikan program pendidikan sesuai SKL.
Penambahan rombel di semester genap harus dijalankan melalui menu aksi.
Penggunaan menu aksi ini akan meneruskan data yand ada dari semester ganjil serta mencegah data blank.
Input nilai bisa dilakukan secara manual melalui Excel atau langsung di Dapodik.
Dengan persiapan yang matang diharapkan proses transisi ke Dapodik semester genap 2025 bisa berjalan dengan lancar serta data menjadi akurat dan valid.***
Share this article
Persiapan data yang matang sangat penting dalam memastikan proses transisi ke Dapodik semester genap 2025 berjalan lancar.