1 Bulan Menuju SNBP 2025, Berikut 5 Jurusan Saintek Paling Ketat di UNY pada Seleksi 2024

Pada SNBP 2024, ada beberapa jurusan kelompok Saintek di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang memiliki banyak peminat.
Pada SNBP 2024, ada beberapa jurusan kelompok Saintek di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang memiliki banyak peminat.

AYOJAKARTA.COM — Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) adalah salah satu jalur pada penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia.

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) adalah salah satu PTN yang membuka jalur SNBP ini.

Pada SNBP 2024, ada beberapa jurusan kelompok Saintek di UNY yang memiliki banyak peminat.

Hal ini membuat jurusan-jurusan ini sebagai jurusan Saintek paling ketat di UNY.

SNBP 2025 akan dilaksanakan kurang lebih 1 bulan lagi.

Daftar jurusan Saintek paling ketat di UNY ini bisa dijadikan referensi bagi calon mahasiswa baru yang ingin mendaftar atau masuk UNY.

Dikutip dari akun Instagram @masukkampus, berikut lima jurusan Saintek paling ketat di UNY pada SNBP 2024.

Baca Juga: Segini UKT UGM Jalur SNBP dan SNBT 2025, Biaya Kuliah Terbesar Ada di Jurusan Kedokteran

1. Pendidikan Teknik Informatika

Jurusan paling ketat pertama di UNY pada SNBP 2024 adalah Pendidikan Teknik Informatika dengan keketatan mencapai 1,82 persen.

Jurusan ini memiliki 439 peminat dengan kuota hanya 8 kursi.

Baca Juga: Trik Lolos SNBP 2025! Inilah Jurusan Sepi Peminat di UGM, Tingkatkan Peluang Lolos Kamu!

2. Teknologi Informasi

Jurusan paling ketat kedua di UNY pada SNBP 2024 adalah Teknologi Informasi dengan keketatan mencapai 3,23 persen.

Jurusan ini memiliki 496 peminat dengan kuota hanya 16 kursi.

Baca Juga: Kapan SNBP 2025 UGM Dibuka? Simak Jadwal dan Persyaratan yang Harus Dilengkapi

3. Statistika

Jurusan paling ketat ketiga di UNY pada SNBP 2024 adalah Statistika dengan keketatan mencapai 3,79 persen.

Jurusan ini memiliki 211 peminat dengan kuota hanya 8 kursi.

Baca Juga: 7 Sertifikat Penunjang Strategi Lolos SNBP 2025, Auto Disukai Banyak Perguruan Tinggi Negeri

4. Pendidikan Matematika

Jurusan paling ketat keempat di UNY pada SNBP 2024 adalah Pendidikan Matematika dengan keketatan mencapai 3,85 persen.

Jurusan ini memiliki 416 peminat dengan kuota hanya 16 kursi.

Baca Juga: Persiapan SNBP 2025! Ini 5 Jurusan Paling Ketat di UNS pada SNBP 2024, Kebidanan Termasuk?

5. Teknik Sipil

Jurusan paling ketat ketiga di UNY pada SNBP 2024 adalah Teknik Sipil dengan keketatan mencapai 4,19 persen.

Jurusan ini memiliki 382 peminat dengan kuota hanya 16 kursi.

Demikianlah lima jurusan paling ketat di UNY pada seleksi SNBP 2024.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Universitas Negeri Yogyakarta
# Saintek
# UNY
# SNBP 2025

News Update

Nasional

Lowongan Program Magang Nasional 2026 di BKN, Ada 249 Kuota dengan 17 Posisi Jabatan, Cek di Sini dan Segera Daftar

BKN telah resmi membuka Program Magang Nasional 2026 dengan menyediakan 249 kuota dengan 17 posisi jabatan.

Metropolitan

Pengakutan Sampah di Jakarta Kini Punya Jejak Digital Melalui Sistem SPEED, Apa Itu?

Sistem ini dikembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan pengangkutan sampah yang dikelola oleh BLUD UPST.

Jakarta Selatan

Pramono Anung Ajak Warga Manfaatkan Jalan Rasuna Said sebagai Ruang Hidup Sehat

Rasuna Said kini jauh lebih nyaman sehingga layak menjadi pilihan warga untuk berolahraga maupun melakukan berbagai aktivitas luar ruang.

Jakarta Pusat

Festival Rakyat Bola Gembira 2026 Berlangsung Meriah, Rano Karno Sebut Antusiasme Warga Jakarta Luar Biasa

Rano Karno, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan.

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.