Fakultas di ITS dengan Rata-rata Gaji Tertinggi Beserta Prospek Kerjanya, Dijamin Masa Depan Cerah!

Ilustrasi Lulusan ITS
Ilustrasi Lulusan ITS

AYOJAKARTA.COM - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali membuktikan kualitas lulusannya.

Berdasarkan Laporan Tracer Study Program D4 dan S1 Lulusan 2022, rata-rata gaji lulusan ITS terbilang sangat kompetitif.

Informasi ini tentu menjadi kabar gembira bagi calon mahasiswa yang ingin meraih kesuksesan karier.

Dari data yang diperoleh, Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) keluar sebagai juara dengan rata-rata gaji lulusan mencapai Rp8.519.653 per bulan.

Baca Juga: Selain Modal Skill Tinggi, Ini Cara Lulusan ITB Dapat Pekerjaan Pertama

Posisi kedua ditempati oleh Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) dengan rata-rata gaji Rp8.246.115.

Tak jauh berbeda, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) juga mencatatkan angka yang menggiurkan yakni Rp8.187.677.

Menariknya, tak hanya fakultas teknik yang menonjol.

Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD) juga menunjukkan performa yang sangat baik dengan rata-rata gaji Rp7.072.444.

Baca Juga: Prodi di ITB yang Lulusannya Paling Cepat Dapat Gelar Sarjana, Kuliahnya Kurang dari 4 Tahun Lho!

Selanjutnya ada FTSPK dengan gaji sebesar Rp6.800.534 dan FSAD yang mengantongi gaji Rp6.498.280.

Hal ini menunjukkan bahwa lulusan di bidang kreatif juga memiliki peluang besar untuk meraih kesuksesan finansial.

Data ini membuktikan bahwa lulusan ITS sangat diminati dunia kerja.

Dengan rata-rata gaji tinggi, lulusan ITS memiliki peluang besar untuk meraih karier yang sukses dan sejahtera.

Baca Juga: 20 Kampus Terbaik di Indonesia versi Webometrics 2024, UI dan UGM Top Teratas

Lalu seperti apa prospek kerja lulusan FTK?

Berikut beberapa prospek kerja lulusan FTK:

- Insinyur Kelautan

Lulusan FTK dapat bekerja sebagai insinyur kelautan yang bertanggung jawab atas desain, konstruksi dan pemeliharaan struktur lepas pantai seperti anjungan minyak, pelabuhan dan platform energi terbarukan.

Mereka juga terlibat dalam pengembangan teknologi bawah laut.

Baca Juga: Tembus 2 Digit! Cek 23 Jurusan Teknik yang Ada di Institut Teknologi Bandung (ITB)

- Ahli Hidrografi

Ahli hidrografi melakukan survei dan pemetaan dasar laut, mengumpulkan data yang penting untuk navigasi, konstruksi dan penelitian ilmiah.

Mereka bekerja dengan teknologi canggih seperti sonar dan radar.

- Manajer Proyek Kelautan

Manajer proyek kelautan mengelola proyek besar di sektor kelautan termasuk pembangunan infrastruktur lepas pantai, instalasi kabel bawah laut dan proyek energi laut.

Mereka memastikan proyek berjalan sesuai rencana, anggaran dan waktu yang ditentukan.

Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah Paling Susah Lulus Tapi Punya Prospek Kerja Cerah, Apa Saja?

- Peneliti dan Akademisi

Bagi lulusan yang tertarik pada bidang akademis, peluang menjadi peneliti atau dosen di universitas dan institusi penelitian sangat terbuka.

Mereka bisa terlibat dalam penelitian inovatif yang berkontribusi pada pengembangan ilmu dan teknologi kelautan.

- Konsultan Kelautan

Konsultan kelautan memberikan nasihat ahli kepada perusahaan, pemerintah dan organisasi non-pemerintah tentang isu-isu kelautan.

Mereka dapat terlibat dalam studi dampak lingkungan, perencanaan wilayah pesisir dan pengembangan kebijakan kelautan.

Baca Juga: Hanya untuk yang Passion Saja, 11 Prodi di ITB Ini Paling Lama Lulus dan Gajinya Tergolong Paling Kecil

- Ahli Lingkungan Kelautan

Lulusan FTK dapat bekerja sebagai ahli lingkungan kelautan yang fokus pada perlindungan ekosistem laut dan pesisir.

Mereka melakukan analisis dampak lingkungan, mengembangkan strategi mitigasi dan bekerja untuk memulihkan habitat laut yang terdegradasi.

- Operator dan Manajer Kapal

Dengan pengetahuan mendalam tentang teknologi dan operasi kapal, lulusan FTK dapat bekerja sebagai operator atau manajer kapal, baik di sektor komersial maupun pemerintahan.

Mereka memastikan kapal beroperasi dengan aman dan efisien.

Baca Juga: 4 Fakultas Paling Mudah Lolos di Universitas Indonesia, Biaya UKT Golongan Tertinggi hanya Rp20 Juta

Dengan banyaknya peluang kerja yang tersedia dan gaji kompetitif, lulusan Fakultas Teknologi Kelautan ITS memiliki prospek karier yang menjanjikan di berbagai sektor.

Hal ini menjadikan FTK sebagai pilihan menarik bagi calon mahasiswa yang bercita-cita berkarier di bidang teknologi dan sains kelautan.

Dengan prospek gaji yang menjanjikan, ITS terus menjadi pilihan utama bagi para calon mahasiswa yang berambisi untuk meraih kesuksesan.

Jika ingin meraih karier yang cerah, ITS adalah pilihan tepat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# fakultas
# ITS
# prospek kerja
# gaji

News Update

Nasional

Lowongan Program Magang Nasional 2026 di BKN, Ada 249 Kuota dengan 17 Posisi Jabatan, Cek di Sini dan Segera Daftar

BKN telah resmi membuka Program Magang Nasional 2026 dengan menyediakan 249 kuota dengan 17 posisi jabatan.

Metropolitan

Pengakutan Sampah di Jakarta Kini Punya Jejak Digital Melalui Sistem SPEED, Apa Itu?

Sistem ini dikembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan pengangkutan sampah yang dikelola oleh BLUD UPST.

Jakarta Selatan

Pramono Anung Ajak Warga Manfaatkan Jalan Rasuna Said sebagai Ruang Hidup Sehat

Rasuna Said kini jauh lebih nyaman sehingga layak menjadi pilihan warga untuk berolahraga maupun melakukan berbagai aktivitas luar ruang.

Jakarta Pusat

Festival Rakyat Bola Gembira 2026 Berlangsung Meriah, Rano Karno Sebut Antusiasme Warga Jakarta Luar Biasa

Rano Karno, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan.

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.