21 Program Studi dengan Jumlah Kuota Penerima SNBT Terbanyak di 2024

Salah satu aspek yang menarik perhatian banyak calon mahasiswa adalah kuota penerimaan pada masing-masing program studi.
Salah satu aspek yang menarik perhatian banyak calon mahasiswa adalah kuota penerimaan pada masing-masing program studi.

AYOJAKARTA.COM – Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia.

Setiap tahun, jutaan siswa berkompetisi untuk mendapatkan tempat di berbagai program studi yang ditawarkan oleh PTN di seluruh negeri.

Salah satu aspek yang menarik perhatian banyak calon mahasiswa adalah kuota penerimaan pada masing-masing program studi.

Kuota penerimaan ini bisa sangat bervariasi antara satu program studi dengan program studi lainnya, bahkan di dalam satu universitas yang sama.

Baca Juga: 15 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik versi Webometrics 2024, Telkom Ungguli Binus dan UMY

Kuota penerimaan mahasiswa baru pada setiap program studi bisa berbeda-beda karena berbagai faktor. Berikut adalah beberapa alasan utama yang mempengaruhi variasi kuota tersebut:

a. Kapasitas dan Fasilitas

Setiap program studi memiliki kapasitas dan fasilitas yang berbeda-beda.

Program studi yang memerlukan banyak laboratorium, peralatan khusus, atau ruang kelas yang besar mungkin memiliki kapasitas yang lebih terbatas dibandingkan dengan program studi yang lebih teoretis dan tidak memerlukan banyak fasilitas fisik.

Kapasitas ini akan langsung mempengaruhi kuota penerimaan mahasiswa baru.

b. Permintaan dan Popularitas

Permintaan dan popularitas program studi juga menjadi faktor penentu kuota. Program studi yang sangat diminati oleh calon mahasiswa cenderung memiliki kuota yang lebih besar untuk menampung lebih banyak pelamar.

c. Kebutuhan Industri dan Pasar Kerja

Perguruan tinggi sering kali menyesuaikan kuota program studi berdasarkan kebutuhan industri dan pasar kerja.

Program studi yang lulusannya banyak dibutuhkan oleh industri tertentu mungkin akan memiliki kuota yang lebih besar.

d. Kebijakan Pemerintah dan Perguruan Tinggi

Kebijakan dari pemerintah dan perguruan tinggi juga mempengaruhi kuota penerimaan.

Pemerintah mungkin menetapkan kuota tertentu untuk program studi tertentu berdasarkan kebijakan pembangunan nasional.

Selain itu, perguruan tinggi juga memiliki kebijakan internal terkait berapa banyak mahasiswa yang dapat mereka terima berdasarkan sumber daya dan strategi akademis mereka.

e. Rasio Dosen dan Mahasiswa

Rasio dosen terhadap mahasiswa adalah faktor penting dalam menentukan kuota penerimaan.

Program studi yang memiliki rasio dosen-mahasiswa yang lebih baik mungkin dapat menerima lebih banyak mahasiswa.

Hal ini karena perguruan tinggi harus memastikan bahwa mereka dapat memberikan pendidikan yang berkualitas dengan jumlah dosen yang tersedia.

Baca Juga: Jadwal Universitas yang Membuka Seleksi Mandiri 2024 Menggunakan Nilai UTBK

f. Akreditasi Program Studi

Akreditasi program studi juga berpengaruh terhadap kuota penerimaan. Program studi dengan akreditasi yang lebih baik mungkin memiliki kuota yang lebih besar karena memiliki kepercayaan yang lebih tinggi dari pemerintah dan masyarakat.

Akreditasi yang baik menunjukkan bahwa program studi tersebut memiliki kualitas yang telah teruji dan mampu menampung lebih banyak mahasiswa.

Berikut ini adalah program studi dengan kuota SNBT terbanyak 2024, dikutip dari Instagram @university.id.

1. Universitas Diponegoro - Hukum 276

2. Universitas Brawijaya - Agroteknologi 269

3. Universitas Brawijaya - Peternakan 245

4. Universitas Hasanuddin - Peternakan 203

5. Universitas Hasanuddin - Kehutanan 191

6. Universitas Hasanuddin - Kelautan 188

7. Universitas Brawijaya - Ilmu Hukum 182

8. Universitas Hasanuddin - Kesehatan Masyarakat 175

9. Universitas Indonesia - Ilmu Hukum 171

10. Universitas Hasanuddin - Ilmu Hukum 160

11. Universitas Brawijaya - Agribisnis 156

12. Universitas Hasanuddin - Ekonomi Pembangunan 150

13. Universitas Hasanuddin - Manajemen Pembangunan 150

14. Universitas Hasanuddin - Agroteknologi 150

15. ITB - Ilmu Teknologi dan Kebumian 150

16. Universitas Padjadjaran - Ilmu Hukum 174

17. Universitas Brawijaya - Administrasi Bisnis 140

18. Universitas Hasanuddin - AKuntansi 140

19. ITB - Seni Rupa dan Desain 134

20. Universitas Padjadjaran - Agroteknologi 132

21. Universitas Hasanuddin - Pendidikan Dokter 131

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# jumlah kuota
# SNBT
# program studi
# terbanyak
# Penerima

News Update

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.