Jurusan dengan Persaingan Ketat! 4 Fakta Menarik Ilmu Komunikasi untuk Peserta SNBP dan SNBT

Selain faktor tersebut, ada beberapa fakta menarik lainnya yang perlu diketahui oleh calon mahasiswa yang ingin memilih jurusan ini.
Selain faktor tersebut, ada beberapa fakta menarik lainnya yang perlu diketahui oleh calon mahasiswa yang ingin memilih jurusan ini.

AYOJAKARTA.COM -- Ilmu Komunikasi, atau yang sering disebut Ilkom, menjadi salah satu jurusan yang paling diminati oleh calon mahasiswa yang mengikuti jalur SNBP, SNBT, maupun seleksi Mandiri.

Selain karena prospek kerja yang luas di masa depan, banyak yang menganggap jurusan ini lebih menarik dibandingkan program studi lainnya.

Tingginya minat terhadap Ilmu Komunikasi membuat persaingannya sangat ketat. Berdasarkan data SNBT 2024, Universitas Indonesia hanya menerima sekitar 1 dari 125 calon mahasiswa baru (camaba), atau sekitar 0,08 persen dari total pendaftar.

Hal ini juga terjadi di beberapa universitas ternama lainnya, seperti Universitas Padjadjaran dan Universitas Negeri Yogyakarta.

Dengan tingkat persaingan yang tinggi, tidak heran jika Ilmu Komunikasi menjadi salah satu jurusan yang paling sulit ditembus.

Namun, selain faktor tersebut, ada beberapa fakta menarik lainnya yang perlu diketahui oleh calon mahasiswa yang ingin memilih jurusan ini.

Baca Juga: Penyebab Utama Spam di WhatsApp dan 4 Cara Mengatasinya

1. Berkaitan Erat dengan Nilai Kemanusiaan

Komunikasi merupakan kebutuhan dasar manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mempelajari Ilmu Komunikasi, mahasiswa akan memahami cara berkomunikasi yang efektif, baik secara individu maupun dalam kelompok sosial yang lebih luas, termasuk dalam ranah budaya, politik, dan global.

2. Lebih dari Sekadar Berbicara

Ilmu Komunikasi tidak hanya membahas tentang komunikasi verbal dan retorika, tetapi juga mencakup berbagai media dan alat komunikasi.

Oleh karena itu, lulusan Ilmu Komunikasi memiliki peluang besar di bidang jurnalistik, media massa, dan periklanan.

 

3. Minim Rumus dan Angka

Bagi calon mahasiswa yang kurang menyukai matematika atau hitung-hitungan, Ilmu Komunikasi bisa menjadi pilihan yang menarik.

Mata kuliah dalam jurusan ini lebih banyak bersifat teoritis dan aplikatif, sehingga lebih berfokus pada analisis serta praktik komunikasi di berbagai bidang.

4. Prospek Karier yang Luas

Lulusan Ilmu Komunikasi memiliki banyak peluang karier, mulai dari Public Relations (PR) atau Humas di perusahaan dan instansi, hingga bidang pemasaran atau marketing.

Selain itu, perkembangan teknologi dan industri hiburan di berbagai platform media juga semakin membutuhkan tenaga ahli di bidang komunikasi.

Dengan berbagai keunikan dan prospek cerah yang ditawarkan, Ilmu Komunikasi menjadi pilihan menarik bagi para calon mahasiswa.

Baca Juga: Jangan Terlewat! Ada yang Berbeda dari Sebelumnya di Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Periode Februari

Namun, karena persaingan yang sangat ketat, penting bagi setiap calon mahasiswa untuk mempersiapkan diri dengan baik agar bisa lolos ke jurusan impian mereka.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Persaingan Ketat
# ilmu komunikasi
# SNBT
# SNBP
# fakta menarik

News Update

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.