Camaba Peserta SNBT 2025 Wajib Tahu, Ini 10 Jurusan Kuliah di UGM yang Memiliki Daya Tampung Paling Besar

Universitas Gadjah Mada (UGM)
Universitas Gadjah Mada (UGM)

AYOJAKARTA.COM – Faktor penting yang juga perlu diperhatikan sebelum menentukan jurusan kuliah bagi peserta SNBT adalah daya tampung penerimaan mahasiswa.

Semakin besar daya tampung atau jumlah kuota kursi bagi calon mahasiswa tersedia, peluang peserta SNBT untuk dapat diterima di PTN tujuan akan semakin terbuka.

Terlebih karena seleksi atau jalur masuk ke PTN pilihan bukan hanya SNBT ataupun SNBP, tetapi juga jalur Mandiri dan sejenisnya.

Baca Juga: Selamat! NRG PPG Piloting 2024 Sudah Terbit: Apa yang Harus Dilakukan Guru? Segera Cek Info GTK 2024

Berkenaan dengan daya tampung bagi calon mahasiswa, beberapa jurusan di Universitas Gadjah Mada atau UGM juga dikenal karena memiliki jumlah kuota besar.

Sebagai bahan pertimbangan bagi para calon mahasiswa peserta SNBT, berikut adalah jurusan kuliah di UGM yang memiliki daya tampung besar.

10 Jurusan Kuliah di UGM 

Memiliki kuota atau daya tampung kursi sebanyak 90 untuk jalur SNBT, daftar pertama program studi di UGM dengan jumlah terbesar adalah Kehutanan.

Selain cocok bagi calon Peneliti dan Konservasi Lingkungan, lulusan prodi ini juga berkesempatan untuk bekerja di sektor swasta maupun pemerintahan.

Jurusan berikutnya di UGM yang memiliki daya tampung atau kuota besar adalah Fakultas Hukum dengan 96 kursi.

Adapun jurusan kuliah ketiga yang memiliki jumlah kuota penerimaan mahasiswa terbesar di UGM adalah Dokter Hewan dengan 60 daya tampung.

Baca Juga: Performanya Gokil! iPhone 16 dengan Chipset A18 Bikin Game Triple-A Lancar!

Program studi dengan jumlah kuota terbesar keempat di UGM yang cocok bagi peserta SNBT adalah Farmasi dengan 72 kursi.

Jurusan kuliah selanjutnya yang memiliki daya tampung besar di UGM adalah Biologi dengan 68 kuota bagi peserta SNBT.

Memiliki jumlah kuota sebanyak 45 bagi calon mahasiswa peserta SNBT, jurusan kuliah dengan daya tampung terbesar di UGM adalah Manajemen.

Selain cocok bagi calon Pengusaha, lulusan Manajemen juga berkesempatan berkarir di berbagai bidang industri termasuk pemerintahan hingga korporasi swasta.

Program studi ketujuh yang memiliki jumlah kuota terbesar di UGM adalah Akuntansi dengan 45 kursi.

Baca Juga: Kalahkan Raffi Ahmad, Dua Sosok Ini Punya Harta Lebih dari Rp 1 Triliun, Terkaya di Antara Utusan Presiden Lainnya!

Jurusan kuliah selanjutnya di UGM yang memiliki daya tampung besar sehingga cocok bagi peserta SNBT adalah Kedokteran dengan 53 kursi.

Memiliki jumlah daya tampung 27, program studi kesembilan di UGM yang cocok bagi peserta SNBT adalah Ilmu Komputer.

Dianggap sebagai program studi paling dibutuhkan saat ini, lulusan jurusan kuliah Ilmu Komputer bukan hanya berkesempatan menjadi Data Scientist tetapi juga Pakar AI.

Jurusan kuliah terakhir di UGM yang memiliki daya tampung besar adalah Teknik Mesin dengan 51 jumlah kursi.  ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# daya tampung
# SNBT 2025
# ugm
# jurusan kuliah

News Update

Nasional

Lowongan Program Magang Nasional 2026 di BKN, Ada 249 Kuota dengan 17 Posisi Jabatan, Cek di Sini dan Segera Daftar

BKN telah resmi membuka Program Magang Nasional 2026 dengan menyediakan 249 kuota dengan 17 posisi jabatan.

Metropolitan

Pengakutan Sampah di Jakarta Kini Punya Jejak Digital Melalui Sistem SPEED, Apa Itu?

Sistem ini dikembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan pengangkutan sampah yang dikelola oleh BLUD UPST.

Jakarta Selatan

Pramono Anung Ajak Warga Manfaatkan Jalan Rasuna Said sebagai Ruang Hidup Sehat

Rasuna Said kini jauh lebih nyaman sehingga layak menjadi pilihan warga untuk berolahraga maupun melakukan berbagai aktivitas luar ruang.

Jakarta Pusat

Festival Rakyat Bola Gembira 2026 Berlangsung Meriah, Rano Karno Sebut Antusiasme Warga Jakarta Luar Biasa

Rano Karno, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan.

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.