AYOJAKARTA.COM - Mari simak beberapa mitos dan fakta untuk kuliah jurusan arsitektur.
Jurusan arsitektur sendiri merupakan program studi yang mempelajari suatu bidang ilmu, untuk merancang atau mendesain suatu bangunan.
Jurusan kuliah arsitektur sering kali dinilai sulit, namun memiliki prospek kerja yang jelas bagi lulusannya.
Baca Juga: 7 Kampus dengan Jurusan Arsitektur Terbaik versi SIR 2024, UI dan UNS Bersaing Ketat!
Oleh sebab itu, tak heran jika jurusan ini banyak diminati oleh calon mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Banyak yang menilai, untuk masuk di jurusan arsitektur mahasiswa harus ahli dalam menggambar.
Ada juga yang menilai bahwa hal tersebut mitos. Karena nyatanya tidak semua mahasiswa yang kuliah di jurusan ini diwajibkan ahli dalam menggambar.
Baca Juga: Di Jakarta! Pasar yang Dibangun Tahun 1820 Ini Punya Bangunan Gaya Arsitektur Belanda
Dikutip dari Instagram @masukptn, Jumat, 26 April 2024, berikut ini beberapa fakta dan mitos jurusan arsitektur yang perlu kamu ketahui, yaitu:
1. Mitos bahwa jurusan kuliah arsitektur sama dengan program studi desain interior.
Faktanya arsitektur lebih dominan pada bagaimana menghitung suatu bangunan agar terlihat lebih kokoh dan estetik.
2. Mitos jurusan arsitektur identik dengan gambar dan desain, serta mahasiswa harus ahli dalam menggambar.
Baca Juga: Minat Ambil Prodi Arsitektur? Ini 10 Kampus Terbaik di Indonesia versi THE WUR 2024
Faktanya dalam jurusan ini mahasiswa memang diharuskan untuk bisa menggambar. Namun, bukan berarti ahli seperti anak desain interior.
3. Mitos biaya kuliah atau UKT jurusan arsitektur mahal.
Faktanya biaya kuliah jurusan arsitektur tidak semahal biaya kuliah jurusan kedokteran. Akan tetapi, mahasiswa akan diwajibkan untuk membeli peralatan praktikum untuk jurusan ini.
Demikian mitos dan fakta mengenai jurusan arsitektur yang perlu kamu ketahui.***

Share this article
Tiga fakta kuliah jurusan arsitektur yang harus kamu tahu, salah satunya soal biaya, calon arsitek harus paham.