AYOJAKARTA.COM - Institut Teknologi Bandung atau ITB kembali menjadi magnet bagi mahasiswa internasional di tahun 2024.
Dengan dibukanya empat jalur penerimaan yakni SNBP (SNBP Peminatan & SNBP Non Peminatan), SNBT, Seleksi Mandiri (SM-ITB) dan International Undergraduate Program (IUP), jumlah mahasiswa internasional yang memilih ITB semakin meningkat.
Berdasarkan data yang diakses dari situs resmi penerimaan ITB, SBM menerima total 210 mahasiswa internasional pada tahun 2024.
Angka ini jauh mengungguli fakultas-fakultas lain dan menunjukkan betapa tingginya minat mahasiswa internasional terhadap program-program yang ditawarkan oleh SBM.
SBM ITB menawarkan program studi yang beragam dan relevan dengan kebutuhan industri global.
Dengan fokus pada inovasi, kewirausahaan dan manajemen bisnis, SBM berhasil menarik minat banyak calon mahasiswa internasional yang ingin mengembangkan karier di bidang bisnis.
Kualitas pengajaran yang tinggi serta jaringan luas dengan industri menjadi daya tarik utama bagi para mahasiswa.
Selain SBM, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) juga menunjukkan jumlah penerimaan yang signifikan dengan 105 mahasiswa internasional.
Baca Juga: 6 Lulusan Jurusan ITB Ini Dapat Bonus Tahunan Fantastis di Atas Rp30 Juta Loh, Apa Saja?
FTMD dikenal dengan program teknik mesin dan dirgantara yang komprehensif serta fasilitas laboratorium yang canggih, menjadikannya pilihan populer di kalangan mahasiswa internasional.
Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) juga mencatat angka penerimaan yang tinggi dengan 80 mahasiswa internasional.
Program-program kreatif dan inovatif di FSRD menarik minat banyak mahasiswa dari berbagai negara yang ingin mengejar karier di bidang seni dan desain.
Fakultas Teknologi Industri (FTI) dengan program Sistem dan Proses (FTI-SP) menerima 70 mahasiswa internasional.
Baca Juga: Intip Bocoran Tes Samapta Sekolah Kedinasan 2024, Sudah Siapkan Kamu?
Program ini terkenal dengan pendekatan interdisiplinernya yang menggabungkan ilmu teknik dan manajemen sehingga menarik banyak calon mahasiswa internasional.
Sekolah Farmasi (SF) juga menjadi salah satu favorit dengan 60 mahasiswa internasional.
Program studi farmasi di ITB memiliki reputasi yang sangat baik dalam pengajaran dan penelitian, menjadikannya pilihan menarik bagi mahasiswa yang ingin berkarier di bidang farmasi.
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) dengan program Teknologi Lingkungan (FTSL-L) menerima 30 mahasiswa internasional.
Fokus pada teknologi ramah lingkungan dan keberlanjutan membuat program ini populer di kalangan mahasiswa internasional yang peduli dengan isu lingkungan.
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) serta Sekolah Teknik Elektro dan Informatika – Rekayasa (STEI-R) masing-masing menerima 30 mahasiswa internasional.
Kedua program ini menawarkan pendidikan berkualitas tinggi di bidang ilmu kebumian dan teknik elektro, menarik minat mahasiswa dari berbagai negara.
Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati – Sains (SITH-S) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam – IPA (FMIPA-IPA) juga menunjukkan minat yang cukup dengan masing-masing menerima 10 dan 20 mahasiswa internasional.
Kedua fakultas ini menawarkan program studi yang mendalam di bidang sains dan teknologi.
Penerimaan mahasiswa internasional yang semakin meningkat ini menunjukkan bahwa ITB terus diakui sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan mampu bersaing di kancah global.
ITB berkomitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan dan fasilitas yang ditawarkan untuk mendukung keberhasilan akademik dan profesional mahasiswa internasional.
Baca Juga: 9 Bidang Studi dengan Jumlah Pendaftar Terbanyak di UPI, Kok Justru tidak ada Jurusan Pendidikan?
Dengan beragam program studi unggulan yang ditawarkan, ITB terus menjadi pilihan utama bagi mahasiswa internasional yang mencari pendidikan berkualitas tinggi dan pengalaman belajar yang kaya.
Bagi calon mahasiswa yang berminat, persiapkan diri sebaik mungkin dan raih kesempatan untuk menjadi bagian dari komunitas akademik ITB yang prestisius.
Berikut jumlah mahasiswa program sarjana reguler ITB tahun 2024 yang masuk program internasional dikutip ayojakarta.com dari itb.ac.id, Kamis (25/7/2024).
1. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 0 Matematika (FMIPA-M) 0
2. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 0 Ipa (FMIPA-IPA) 20
3. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati 0 Sains (SITH-S) 10
4. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati 0 Rekayasa (SITH-R) 5
5. Sekolah Farmasi (SF) 60
6. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) 30
7. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) 0
8. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika 0 Komputasi (STEI-K) 0
9. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika 0 Rekayasa (STEI-R) 30
10. Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan 0 Infrastruktur Sipil Dan Kelautan (FTSL-SI) 0
11. Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan 0 Teknologi Lingkungan (FTSL-L) 30
12. Fakultas Teknologi Industri 0 Sistem dan Proses (FTI-SP) 70
13. Fakultas Teknologi Industri 0 Rekayasa Industri (FTI-RI) 20
14. Fakultas Teknik Mesindan Dirgantara (FTMD) 105
15. Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) 45
16. Fakultas Senirupa dan Desain (FSRD) 80
17. Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) 210
18. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian 0 Kampus Cirebon (FITB-C) 0
19. Fakultas Teknologi Industri 0 Kampus Cirebon (FTI-C) 0
20. Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan 0 Kampus Cirebon (SAPPK-C) 0
21. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan 0 Kampus Cirebon (FTTM-C) 0
22. Fakultas Senirupa dan Desain 0 Kampus Cirebon (FSRD-C) 0
23. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati 0 Kampus Cirebon (SITH-C) 0
24. Sekolah Bisnis dan Manajemen 0 Kampus Cirebon (SBM-C) 0.***
Share this article
Ketahui fakultas di ITB yang paling banyak menerima mahasiswa lewat program kelas internasional, apa saja?