AYOJAKARTA.COM -- Memilih jurusan di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) harus dengan pertimbangan yang matang.
Salah satu hal yang jadi pertimbangan untuk memilih prodi Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah terkait kelulusan jurusan apakah sulit atau tidak.
Setidaknya ada 4 jurusan di ITB yang masuk kategori sulit dan paling terlambat menyelesaikan studi.
Baca Juga: Pilihan Jurusan Terbaik untuk Nilai Kimia Tinggi, Maksimalkan Peluang di SNBP 2024
Data ini diambil dari perilisan data tracer study alumni Institut Teknologi Bandung pada tahun 2023.
Ketidaktepatan alumni ITB dalam menyelesaikan studi ada beberapa faktor yang memengaruhi.
Menurut tracer study, berikut 4 faktor dengan presentase tertinggi penyebab terlambat menyelesaikan studi di ITB:
1. Kendala dalam menyelesaikan tugas akhir (48,19 persen)
2. Pandemi (13,41 persen)
3. Syarat SKS lulus belum terpenuhi (13,41 persen)
4. Faktor psikologi/alasan pribadi (10,51 persen)
Dikutip ayojakarta.com dari buku tracer study ITB tahun 2023, berikut daftar jurusan yang paling terlambat menyelesaikan studi:
- Oseanografi
Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah paling Menjanjikan untuk Masa Depan, beserta pilihan Universitas di sini
Terlambat menyelesaikan studi: 54 persen
Lama studi rata-rata: 4,63
- Sistem dan Teknologi Informasi
Terlambat menyelesaikan studi: 53 persen
Lama studi rata-rata: 4,60
- Rekayasa Infrastuktur Lingkungan
Terlambat menyelesaikan studi: 53 persen
Lama studi rata-rata: 4,63
- Fisika
Terlambat menyelesaikan studi: 51 persen
Lama studi rata-rata: 4,44
Demikian informasi terkait jurusan di ITB yang paling sulit dan terlambat menyelesaikan studi berdasarkan rilis tracer study alumni Institut Teknologi Bandung di tahun 2023.***

Share this article
Hal yang jadi pertimbangan untuk memilih prodi Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah terkait kelulusan jurusan apakah sulit atau tidak.