TOP 10 Jurusan Kuliah dengan Gaji Tertinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB), Per Bulan Tembus Gaji 2 Digit Lho

Institut Teknologi Bandung (ITB).
Institut Teknologi Bandung (ITB).

AYOJAKARTA.COM -- Salah satu universitas yang patut dipertimbangkan saat mendaftar perguruan tinggi adalah Institut Teknologi Bandung (ITB).

Beberapa hal yang harus dipertimbangkan ketika mendaftar kuliah di perguruan tinggi adalah prospek kerja setelah lulus, harapannya bisa mudah diterima kerja dan mendapatkan gaji yang besar.

ITB merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik dan menjadi favorit calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan di bangku perkuliahan.

Baca Juga: 4 Jurusan Kuliah Terbaik untuk Kamu yang Hobi Main Komputer dan Game

Banyak orang beranggapan jika bisa masuk menjadi mahasiswa ITB pasti setelah lulus akan gampang diterima kerja dan bisa mendapatkan gaji yang tinggi.

Sebenarnya berapa gaji dari lulusan kampus terbaik seperti Institut Teknologi Bandung?

Pertanyaan semacam ini sering terdengar, terlebih pada saat mulai dibukanya pendaftaran mahasiswa baru di berbagai perguruan tinggi.

Baca Juga: 6 Jurusan Kuliah untuk Kamu yang Hobi Membaca, Ada Sastra hingga Ilmu Perpustakaan

Tidak ada salahnya mencari tahu lebih detail mengenai jurusan dan perguruan tinggi yang akan didaftar.

Sudah menjadi rahasia umum jika lulusan ITB banyak diterima di berbagai perusahaan besar yang ada di Indonesia.

Sebenarnya anggapan bahwa lulusan ITB bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan gaji yang tinggi tidak ada yang salah, tetapi sebenarnya semua tergantung dari pribadi masing-masing.

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah yang UKT Terjangkau, Ada Beberapa di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Adapun Institut Teknologi Bandung telah melakukan riset dalam Tracer Study ITB 2023 melalui pelacakan alumni dan berhasil memperoleh respon rate sebesar 87% dari alumni tahun 2016.

Dikutip Ayojakarta.com dai laman resmi tracer.itb.ac.id pada Kamis, 26 September 2024, ada tiga jenis pekerjaan utama para alumni tahun 2016, yaitu bekerja, bekerja dan berwiraswasta, serta berwiraswasta.

Dari banyaknya pekerjaan yang ditempuh oleh para alumni ITB, ternyata ada beberapa lulusan dari jurusan kuliah yang berhasil mendapatkan gaji tertinggi berdasarkan riset Tracer Study ITB 2023.

Ternyata banyak alumni ITB yang bekerja dan berhasil mendapatkan gaji dua digit per bulan.

Berikut top 10 jurusan kuliah dengan gaji tertinggi di ITB untuk jenjang S1 berdasarkan Study Tracer ITB 2023 dilihat dari nilai median (nilai tengah).

Baca Juga: Gen Z Merapat! Ini Tips Memilih Jurusan Kuliah Untuk Kamu...

1. Teknik Informatika : Rp15.750.000

2. Teknik Tenaga Listrik : Rp12.875.000

3. Teknik Perminyakan : Rp12.250.000

4. Manajemen Rekayasa : Rp11.000.000

5. Manajemen : Rp11.000.000

6. Teknik Elektro : Rp10.500.000

7. Teknik Telekomunikasi : Rp10.000.000

8. Teknik Pertambangan : Rp10.000.000

9. Teknik Metalurgi : Rp10.000.000

10. Teknik Kimia : Rp10.000.000

Itulah beberapa jurusan kuliah dengan gaji tertinggi di ITB berdasarkan Study Tracer 2023 alumni tahun 2016, ada jurusan idaman kamu?***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jurusan
# gaji
# Institut Teknologi Bandung
# kerja
# ITB

News Update

Nasional

Lowongan Program Magang Nasional 2026 di BKN, Ada 249 Kuota dengan 17 Posisi Jabatan, Cek di Sini dan Segera Daftar

BKN telah resmi membuka Program Magang Nasional 2026 dengan menyediakan 249 kuota dengan 17 posisi jabatan.

Metropolitan

Pengakutan Sampah di Jakarta Kini Punya Jejak Digital Melalui Sistem SPEED, Apa Itu?

Sistem ini dikembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan pengangkutan sampah yang dikelola oleh BLUD UPST.

Jakarta Selatan

Pramono Anung Ajak Warga Manfaatkan Jalan Rasuna Said sebagai Ruang Hidup Sehat

Rasuna Said kini jauh lebih nyaman sehingga layak menjadi pilihan warga untuk berolahraga maupun melakukan berbagai aktivitas luar ruang.

Jakarta Pusat

Festival Rakyat Bola Gembira 2026 Berlangsung Meriah, Rano Karno Sebut Antusiasme Warga Jakarta Luar Biasa

Rano Karno, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan.

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.