AYOJAKARTA.COM -- Perubahan kurikulum di Indonesia bisa jadi perbincangan yang cukup hangat di kalangan pendidik.
Kurikulum di negara-negara Asean seperti Singapura dan Thailand dikenal memiliki sistem pendidikan yang berkualitas tinggi dan terbaik.
Berikut ini adalah perbandingan kurikulum Pendidikan di Singapura, Thailand dan Indonesia:
1. Singapura
Kurikulum di Singapura mirip dengan Indonesia yang terbagi dalam tiga domain, yaitu pengetahuan, keterampilan hidup dan pembelajaran berbasis mata pelajaran.
Namun, kurikulum Singapura ini justru lebih terstruktur dan juga menekankan pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah serta kreativitas siswa.
Jumlah mata pelajaran di kurikulum Singapura juga relatif sama dengan Indonesia, sekitar 10 mata pelajaran di tingkat SD dan SMP.
Tidak hanya itu, durasi pendidikan wajib belajar di Singapura juga sama dengan Indonesia, yaitu 12 tahun.
Namun, kualitas pendidikan di Singapura justru bisa dibilang masih jauh lebih unggul dibandingkan dengan Indonesia.
2. Thailand
Thailand menggunakan Kurikulum Inti Pendidikan Dasar (KIPD) yang mencakup pendidikan formal, non formal dan informal.
KIPD menekankan dengan Pendidikan seputar pengetahuan, keterampilan serta karakter moral sebagai landasan nilai kebangsaan dan universal.
Sistem tersebut menawarkan fleksibilitas dalam hal isi dari kurikulum itu sendiri, alokasi waktu serta metode pembelajaran yang memungkinkan penyesuaian di tingkat satuan pendidikan.
Baca Juga: Benarkah Mendikdasmen Baru akan Hapus Kurikulum Merdeka Belajar? Begini...
KIPD fokus pada siswa dan juga menekankan kompetensi komunikasi, berpikir kritis, pemecahan masalah serta keterampilan hidup.
Integrasi teknologi dalam pendidikan dengan setiap siswa SD telah mendapatkan tablet dari pemerintah, hal tersebut yang membedakan Thailand dengan Indonesia.
3. Indonesia
Sistem pendidikan di Indonesia juga memiliki tiga domain, yaitu afektif, kognitif dan juga psikomotorik.
Kurikulum di Indonesia ini juga menekankan keterampilan untuk berpikir kritis, pemecahan masalah serta keterampilan hidup.
Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi banyak tantangan termasuk kesenjangan kualitas pendidikan antar daerah serta kurangnya integrasi teknologi yang optimal.
Singapura, Thailand, Indonesia memiliki kesamaan dalam hal fokus pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah dan juga keterampilan hidup.
Namun, Singapura dan juga Thailand menunjukkan keunggulan dalam hal struktur kurikulum yang lebih terintegrasi serta implementasi yang lebih efektif dalam hal pemanfaatan teknologi.
Indonesia harus belajar dari keberhasilan Singapura dan Thailand untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta mempersiapkan generasi muda yang kompetitif di era global.
Integrasi teknologi dan peningkatan kualitas guru juga menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut.
Evaluasi secara berkala dan penyesuaian kurikulum secara dinamis juga sangat penting untuk memastikan relevansi serta efektivitas sistem pendidikan di Indonesia.***

Share this article
Kurikulum di negara-negara Asean seperti Singapura dan Thailand dikenal memiliki sistem pendidikan yang berkualitas tinggi dan terbaik.