AYOJAKARTA.COM - Peserta yang dinyatakan lolos UTBK SNBT 2025 diwajibkan melakukan daftar ulang dan membayar UKT.
Jumlah UKT yang didapat atau yang harus dibayarkan biasanya ditentukan saat proses daftar ulang.
Dalam menentukan biaya UKT, PTN akan meminta sejumlah dokumen tertentu.
Baca Juga: Kapan Daftar Ulang UTBK SNBT 2025? Ini Jadwal Terbaru di UI, ITB, UGM, UB, UNDIP dan UPI
Dokumen ini bisa berupa slip gaji orang tua, foto rumah, hingga slip biaya listrik.
Nah, ada beberapa hal yang membuat calon mahasiswa baru (maba) mendapat biaya UKT tinggi.
Dilansir ayojakarta.com dari akun Instagram @rizkikipratama, berikut kemungkinan dapat UKT tinggi saat daftar ulang.
1. Slip Gaji Orang Tua
Slip gaji adalah dokumen resmi yang dikeluarkan perusahaan kepada karyawan sebagai bukti pembayaran gaji.
Slip gaji ini nantinya dibutuhkan saat melakukan daftar ulang di PTN.
Makin besar gaji orang tua, maka kemungkinan besar calon mahasiswa baru akan mendapat UKT yang tinggi.
Apalagi jika gaji orang tua yang besar dengan tanggungan yang tidak terlalu banyak.
Baca Juga: 100 Hari Kerja: Pramono Anung akan Selesaikan Proyek Pemasangan 100 CCTV di Sejumlah Pemukiman, Cek Daerah Mana Saja!
2. Foto Rumah
Foto rumah juga menjadi salah satu dokumen yang diperlukan saat daftar ulang.
Jika rumahnya besar, ada kemungkinan akan mendapatkan UKT yang tinggi.
3. Biaya Listrik serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
Makin besar biaya listrik dan PBB, maka UKT yang didapat pun semakin tinggi pula.
Demikian adalah beberapa hal yang membuat calon maba mendapat UKT tinggi saat daftar ulang SNBT 2025.***
Share this article
Jika lolos UTBK SNBT 2025, jumlah UKT yang didapat atau yang harus dibayarkan biasanya ditentukan saat proses daftar ulang.