AYOJAKARTA.COM--Dalam hidup ada dua luka yang bisa terjadi dalam kehidupan kita, bersifat fisik pada salah satu bagian tubuh dan ada juga luka yang bersifat non fisik.
Luka yang bersifat fisik pada umumnya terlihat, sedangkan luka non fisik tidak terlihat. Luka non fisik itulah yang populer disebut sebagai luka batin.
Percaya atau tidaknya setiap orang pasti punya luka batin yang mungkin sampai sekarang masih dalam proses penyembuhan. Menyimpan luka bukanlah hal yang mudah. Apalagi buat orang yang seringkali mencoba untuk tertawa di depan banyak orang.
Baca Juga: Polisi Jelaskan Kronologi KDRT yang Dialami Lesti Kejora, Terungkap Apa yang Dilakukan Rizky Billar!
Meskipun begitu luka batin merupakan suatu tekanan yang terjadi secara luar biasa berat atau terjadi secara terus menerus dalam hidup.
Katanya luka bisa sembuh seiring berjalannya waktu, tapi pada kenyataanya luka itu membekas di ingatan dan sulit untuk berdamai dengan keadaan.
Semakin kita mencoba melupakan luka tersebut nyatanya luka itu tidak bisa sembuh seiring berjalannya waktu.
Tahukah kamu ketika batin kita yang terluka, maka akan menimbulkan kesedihan yang mendalam, perasaan tidak menentu, kemarahan, emosi tidak terkendali, kejengkelan, hidup tidak terarah, sesekali timbul keinginan mengakhiri hidup yang terasa pahit.
Baca Juga: Terungkap Laporan KDRT Lesti Kejora Terhadap Rizky Billar: Dicekik, Dibanting Sampai Luka
Sementara itu luka batin adalah semacam trauma yang dirasa amat sangat menyakitkan yang terjadi dari suatu peristiwa tidak menyenangkan pada masa lalu.
Jika luka itu, dibiarkan maka akan menjadi gangguan mental yang berdampak terhadap kehidupan kita di masa depan.
Tanpa kita sadari dampak dari luka batin yang dialami di masa kecil ini akan membentuk kepribadian kita saat dewasa, seperti apa diri kita dan bagaimana kita melihat dunia.
Ada 5 penyebab luka batin di masa kecil di antaranya sebagai berikut:
- Abandonment
Merupakan bentuk dari luka batin yang ditelantarkan, diabaikan dan ditinggalkan.
Merupakan rasa yang paling sakit dalam hidup karena rasa tersebut bisa membuat seseorang menjadi pribadi yang buruk.
- Rejection
Bentuk dari penolakan yang terjadi di lingkungan sekitar dan pergaulan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, bisa berpengaruh pada ketidak percayaan pada diri sendiri.
Baca Juga: Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar Atas Dugaan KDRT, Reza Zakarya: Aku Merinding Sebenarnya
- Humiliation
Bentuk luka batin yang direndahkan, dihina atau di label negatifkan oleh beberapa orang yang menganggap dirinya paling baik dari orang yang direndahkannya.
- Betrayal
Merupakan penghianatan dari orang yang kita percayai di dalam kehidupan kita yang membuat kita hilang respect dan percaya terhadap diri sendiri.
Baca Juga: Selama Ini Adem Ayem, Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar Atas Dugaan KDRT
- Injustice
Sikap dimana tidak diperlakukan secara adil oleh keluarga dan lingkungan sekitar.
Jangan terus-menerus menyimpan luka batin yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial. Banyak orang yang memiliki luka batin juga mengalami masalah kesehatan mental yang kurang stabil.
Faktanya untuk melupakan luka batin ini kita butuh waktu seumur hidup,tau bahkan berpuluh-puluh tahun untuk bisa berdamai dengan rasa sakit di hati.
Baca Juga: Febri Diansyah Eks KPK Jadi Advokat Putri Candrawathi: Ini Kasus yang Sulit Ditangani
Dikutip dari @biropsikologidinamis “ Tidak ada orang yang bisa mengubah masa lalu. Namun masa lalu tidak harus mendikte kehidupanmu di masa kini. Kamu tetap dapat bertumbuh dan menjadi versi terbaik dari dirimu,” dalam unggahannya kamis (29/9/2022).***

Share this article
Ternyata Penyebab Luka Batin Masa Kecil Berdampak Pada Masa Depan Tanpa Disadari, simak penjelasan berikut ini!