Lima Cara Cepat Turunkan Berat Badan Ini Terbukti Secara Ilmiah, Yuk Dicoba!

Ilustrasi (Pixabay)

Ilustrasi (Pixabay)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Banyak cara menurunkan berat badan populer yang bisa dengan mudah ditemukan di internet. Namun tak semua cara menurunkan berat badan yang populer ini sudah ditunjang dengan bukti ilmiah yang kuat.

Padahal, strategi menurunkan berat badan yang salah dapat berujung pada efek yoyo di mana berat badan yang sudah diturunkan kembali naik dalam waktu singkat. Oleh karena itu, memilih strategi menurunkan berat badan yang tepat penting untuk dilakukan.

Medical News Today mengungkapkan beberapa cara menurunkan berat badan yang sudah terbukti efektif secara ilmiah. Berikut ini adalah lima di antaranya.

Puasa Intermiten

Puasa intermiten (IF) merupakan pola makan yang melibatkan puasa jangka pendek dan menyantap makanan yang juga berjangka waktu pendek dalam satu hari. Beberapa studi mengindikasikan bahwa IF yang dilakukan dalam periode waktu yang singkat, hingga 24 minggu, dapat membantu orang-orang kegemukan menurunkan berat badan.

Salah satu metode IF yang paling umum adalah alternate day fasting (ADF). ADF merupakan pola puasa berselang satu hari di mana pada satu hari pediet harus berpuasa di hari berikutnya pediet dapat makan secara normal. Selama hari puasa, tubuh hanya boleh diberikan sekitar 25-30 persen dari kebutuhan energi per hari.

Metode IF lain yang juga umum dilakukan adalah Diet 5:2. Diet 5:2 merupakan pola berpuasa di mana selama dua hari dalam seminggu seorang pediet harus berpuasa. Selama hari berpuasa, pediet hanya diperbolehkan makan sebanyak 500-600 kalori.

IF juga memiliki metode lain bernama 16/8. Metode ini merupakan pengaturan pola makan di mana dalam satu hari pediet harus berpuasa selama 16 jam dan hanya makan di waktu jendela makan yang berjumlah 8 jam. 

Banyak orang yang memulai jendela makannya pada jam 08.00 pagi. Setelah waktu jendela makan berakhir, pediet harus berpuasa sampai jendela makan di hari berikutnya tiba. Penelitian telah membuktikan bahwa membatasi jendela atau waktu makan dapat menurunkan jumlah konsumsi kalori dan berat badan.

Konsumsi Protein saat Sarapan

Protein dapat meregulasi hormon nafsu makan sehingga membuat pediet merasa kenyang. Alasannya, konsumsi protein dapat menyebabkan penurunan hormon lapar bernama ghrelin dan peningkatan homron peptide YY, GLP-1 dan cholecystokinin.

Penelitian pada kelompok dwasa muda menunjukkan bahwa efek mengenyangkan dari sarapan dengan protein tinggi dapat bertahan hingga beberapa jam. Ada banyak pilihan protein yang bisa dikonsumsi saat sarapan seperti telur, oat, kacang, bubur quinoa hingga sardin dan pudding biji chia.

Kurangi Gula dan Karbohidrat Olahan

Pola makan tinggi gula tambahan berkaitan erat dengan obesitas. Karbohidrat olahan juga telah melewati banyak proses sehingga tak lagi mengandung serat dan nutrisi-nutrisi lain. Akibatnya, karbohidrat olahan dapat meningkatkan kadar glukosa darah dengan cepat. 

Kelebihan glukosa akan masuk ke dalam darah dan memprovokasi hormon insulin. Hal ini mendorong penyimpanan lemak di jaringan adiposa yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan berat badan.

Jika ingin menurunkan berat badan, sebisa mungkin hindari makanan dan minuman tinggi gula tambahan maupun karbohidrat olahan. Sebagai contoh, mengganti nasi putih dengan nasi merah, roti gandum maupun pasta gandum. Makanan ringan tinggi gula juga bisa diganti dengan buah, kacang-kacangan maupun biji-bijian.

Minuman tinggi gula seperti soda sebaiknya diganti dengan teh herbal maupun infused water dari buah. Jus buah yang biasanya juga tinggi gula bisa digantikan oleh smoothies dengan air atau susu.

Konsumsi Banyak Serat

Memasukkan serat yang cukup banyak ke dalam pola makan dapat meningkatkan rasa kenyang. Hal ini dapat mendukung proses penurunan berat badan dengan lebih baik.

Beberapa makanan tinggi serat adalah sereal gandum utuh, pasta gandum utuh dan roti gandum utuh. Buah, sayur, kacang-kacangan dan biji-bijian juga dapat menjadi pilihan.

Tidur Malam Berkualitas

Beragam pengaturan pola makan untuk menurunkan berat badan mungkin tidak akan berjalan optimal jika tidak diiringi dengan kualitas tidur malam yang baik. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa tidur malam kurang dari 5-6 jam berkaitan erat dengan kejadian obesitas.

Ada beberapa hal yang mungkin melatarbelakangi hal tersebut. Salah satu penelitian menyatakan bahwa kualitas tidur yang buruk dapat memperlambat proses metabolisme tubuh. Ketika metabolisme tubuh tidak efektif, tubuh mungkin akan menyimpan energi yang tak terpakai sebagai lemak.

Kualitas tidur yang buruk juga meningkatkan produksi insulin dan kortisol. Kondisi ini juga mendorong terjadinya penyimpanan lemak.

Tidur yang cukup memegang aspek penting dalam berdiet. Dengan tidur yang cukup, regulasi hormon pengontrol nafsu makan seperti leptin dan ghrelin akan menjadi lebih baik. Jika ghrelin merupakan hormon 'lapar', leptin merupakan hormon yang mengirim sinyal 'kenyang' pada otak.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.

Jakarta Barat 03 Jun 2026, 13:27 WIB

Upaya Kurangi Bau Sampah, Kelurahan Duri Jakarta Barat Lakukan Uji Coba Penggunaan Cairan Eco Lindi!

Upaya untuk mengurangi dampak bau dari sampah, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat lakukan uji coba pemanfaatan cairan eco lindi di depo sampah Jalan Duri Utara III pada Rabu, 3 Juni 2026.

News 03 Jun 2026, 13:19 WIB

Bukan Ahli Gizi Seperti Dadan Hindayana, 3 Profil Kepala dan Wakil BGN Terbaru dari Mantan Jurnalis Tabloid, hingga Ekonom Senior

Profil dan jejak karier Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono.