Pahami Kondisi Mental Anak-anak di Masa Pandemi Keterangan

[Ilustrasi] Anak-anak berisiko terdampak kondisi mentalnya di tengah pandemi. (Pixabay/Free-photos)

[Ilustrasi] Anak-anak berisiko terdampak kondisi mentalnya di tengah pandemi. (Pixabay/Free-photos)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM — Anak-anak termasuk ke dalam golongan yang tidak terlalu berisiko terhadap Covid-19. Secara fisik, mereka mungkin lebih aman dibanding orang-orang dewasa. Namun ini tidak berarti mereka juga aman secara mental.

Sebuah ulasan dalam Journal of the American Academy of Child and Adolescent Psychiatry menyatakan anak-anak dan remaja memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap kesepian, depresi, dan kecemasan selama pandemi. Hal ini dikarenakan mereka terisolasi dari teman-teman, guru dan keluarga yang lain.

Kesehatan mental anak sangat sulit diketahui jika hanya dari luar. Oleh karena itu, orangtua lebih baik bertanya dan mendengarkan mengenai perasaan anak-anak mereka. Bertanya secara rutin mengenai keadaan mereka membuat orangtua akan bisa lebih memahami dan memberikan dukungan saat anak-anak membutuhkannya.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua untuk lebih mengetahui kesehatan mental anak-anaknya.

AYO BACA : 5 Hal yang Bisa Orang Tua Lakukan saat Kelas Daring

1.Memastikan keadaan mental diri. Anak-anak dan remaja biasanya meniru orangtua mereka dalam hal mengidentifikasi, mengekspresikan dan mengelola emosi mereka. Orangtua harus bisa mengelola emosinya sendiri terlebih dahulu sebelum memperhatikan kondisi mental anak-anaknya.

2.Kenali tanda-tanda kecemasan dan depresi. Kecemasan adalah salah satu kondisi mental yang umum dimiliki oleh anak-anak. Saat merasa takut dan khawatir, anak-anak mungkin saja menampilkan gejala fisik seperti kelelahan, sakit kepala, atau sakit perut.

Adanya kecemasan atau depresi juga dapat dilihat dari perubahan perilaku. Anak-anak mungkin lebih mudah marah, mudah menangis, atau lebih manja. Sementara remaja bisa terlihat dari perubahan pada pola tidur, pola makan, aktivitas sosial dan fisik, motivasi rendah, dan kekurangan energi.

Orangtua juga harus melihat tanda-tanda menyakiti diri sendiri secara emosional maupun fisik. Beberapa anak mungkin melukai diri sendiri, menarik-narik rambut mereka, minum alkohol, atau mengonsumsi obat-obatan. Sementara secara emosional, dapat berupa perasaan tidak berguna ataupun berbicara negatif tentang dirinya sendiri.

AYO BACA : Tips agar Kebutuhan Sosial Anak Terpenuhi di Tengah Pandemi Covid-19

3.Normalisasi perbincangan mengenai emosi dengan anak. Orangtua dapat bertanya secara rutin mengenai perasaan anak, tidak hanya saat Anda pikir anak-anak sedang punya masalah.

Bantu anak mengenali emosinya. Jelaskan pada mereka mengenai jenis-jenis emosi sejak dini. Gunakan media visual seperti gambar, video atau film untuk mengenalkan berbagai macam emosi.

Saat anak-anak kecil yang belum bisa mengekspreksikan emosi dengan baik melakukannya dengan marah, jangan mengabaikan atau menghukumnya. Bantu mereka menenangkan diri lalu bicarakan apa yang menjadi penyebab mereka marah.

4.Jadilah pendengar yang baik. Hindari distraksi saat sedang mendengarkan anak. Berikan mereka tanda fisik dan verbal bahwa Anda mendengarkan. Misalnya dengan meletakkan ponsel, mematikan TV, atau membuat kontak mata.

Berikan dukungan dalam bentuk memvalidasi apa yang mereka rasakan dan mendorong kemandirian mereka. Validasi perasaan mereka tanpa bersikap menghakimi, beritahu mereka bahwa semua orang memiliki perasaan negatif. Dorong kemandirian mereka dengan membicarakan bagaimana cara anak-anak mengatasi perasaan itu.

5.Minta bantuan profesional jika dibutuhkan. Mengalami emosi negatif memang wajar bagi anak-anak terutama saat melewati transisi seperti saat ini dimana mereka harus lebih banyak berada di rumah. Namun apabila gejalanya terlihat parah dan mengganggu keseharian maka ada baiknya untuk pergi menemui ahli.

Jujurlah pada anak-anak Anda jika ingin membawa mereka menemui ahli. Beritahu mereka, Anda akan membawa mereka menemui orang yang bisa membantu mereka mengatasi perasaan mereka. Jika mereka menolak, Anda bisa tetap bekerja sama dengan profesional mengenai strategi untuk membantu anak Anda. (Putri Shaina)

AYO BACA : Tips Mengajak Anak Menggunakan Masker

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.