KOTA DEPOK, AYOJAKARTA.COM - Pelawak senior Omaswati yang meninggal dunia kemarin dikabarkan terserang diabetes yang disertai asma dan komplikais paru. Hal itu dibenarkan putra kedua Omas, Dio Ambiah.
"Empat hari terakhir kayaknya gula sama asmanya kambuh, lagi tinggi-tingginya," kata Dio di rumah duka, kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Jumat (17/7/2020) dini hari.
Menilik kaitan antarpenyakit yang diderita Omas, ada sebuah penelitian yang terpublikasi pada 2011 mengenai asma yang dapat meningkatkan risiko terkena diabetes dan penyakit jantung
Dilansir WebMD, pemimpin penelitian Young J. Juhn, MD, MPH, dari Mayo Clinic di Rochester, Minn, menyebut kondisi ini disebabkan karena adanya peradangan.
Juhn dan rekannya mengikuti 2.392 orang dengan asma dan 4.784 orang tanpa asma dari 1964 hingga 1983. Hasilnya, orang dengan asma berisiko lebih tinggi terkena diabetes dan penyakit jantung.
Pakar lain, Jerome V. Tolbert, MD, PhD, direktur program penjangkauan di Friedman Diabetes Institute dari Beth Israel Medical Center di New York City, juga mengatakan asma merupakan kondisi peradangan, itulah sebabnya mereka mengobatinya menggunakan steroid.
AYO BACA : Pelawak Omaswati Meninggal Dunia
"Kami mengobati asma dengan steroid karena peradangan dan orang menjadi lebih baik," katanya.
Namun, Tolbert mengatakan steroid untuk mengobati asma juga dapat meningkatkan risiko diabetes. "Kadang-kadang steroid membuat orang dalam kondisi diabetes," tambahnya.
Mengingat tingginya tingkat prediabetes dan diabetes yang tidak terdiagnosis, Tolbert mendesak semua penderita asma diskrining untuk melihat apakah mereka berisiko terkena diabetes.
Namun, Juhn mengatakan bahwa penelitian ini harus diartikan secara hati-hati lantaran belum menjalani proses peer review pada saat itu.
"Meskipun penting bagi dokter untuk menyadari peningkatan risiko penyakit arteri koroner dan diabetes pada penderita asma, temuan ini harus ditafsirkan secara hati-hati mengingat sifat awal," kata Juhn dalam rilis berita.
Penelitian ini dipresentasikan pada pertemuan tahunan Akademi Alergi, Asma, & Imunologi Amerika di San Fancisco.

Share this article
Menilik kaitan antarpenyakit yang diderita Omas, ada sebuah penelitian yang terpublikasi pada 2011 mengenai asma yang dapat meningkatkan risiko terkena diabetes dan penyakit jantung Dilansir WebMD, pemimpin penelitian Young J. Juhn, MD, MPH, dari Mayo Clinic di Rochester, Minn, menyebut kondisi ini disebabkan karena adanya peradangan.