Perlu Tahu, Memilih Waktu yang Tepat Minum Kopi di Bulan Puasa

AYOJAKARTA.COM -- Waktu terbaik minum kopi di bulan puasa penting sekali diketahui dan tidak bisa dilakukan secara sembarang. Jika tidak memperhatikan hal itu, maka dapat memicu bahaya minum kopi yang berdampak pada bagian lambung. 

Jika sahur bukan waktu yang tepat, apakah saat berbuka menjadi pilihan terbaik?

Laman Hellosehat.com menjelaskan bahwa seseorang yang seringkali mengonsumsi kopi, kemudian secara tiba-tiba berhenti akan menimbulkan sakit kepala atau tubuh terasa lemas kurang energi. Untuk menyiasatinya adalah dengan mengonsumsi kopi setelah berbuka puasa. Mengapa demikian?

dr. Rita Ramayulis pun memberi tipsnya, yaitu dengan memberi jarak satu hingga dua jam setelah berbuka puasa. Alasannya, di waktu tersebut lambung cenderung lebih siap untuk menerima asupan kopi, karena sudah terisi dengan makanan dan memiliki waktu jeda. Sehingga, ketika minum kopi tidak akan terjadi reaksi peningkatan asam lambung.

Selain itu, mengonsumsi kopi idealnya tidak larut malam. 

Sebisa mungkin mengonsumsi kopi tidak lewat dari 1-2 jam setelah berbuka (jam 7-8 malam). Menurut dr. Rita, kopi tidak sama dengan kudapan. Apabila mengonsumsi kopi di atas jam 8 malam, maka berpotensi mengganggu jam tidur. 

Jika idealnya dalam satu hari mengkonsumsi kopi sebanyak 2-3 cangkir, maka untuk di bulan puasa satu cangkir kopi pun sudah cukup.

Menyadur dari gordi.id, ada beberapa hal yang dapat dilakukan dan tetap bisa mengkonsumsi kopi tanpa mengganggu jadwal puasa dan kesehatan tubuh. Antara lain meliputi:

1.  Memilih waktu terbaik minum kopi

Kopi memiliki sifat deuretik, sehingga menyebabkan produksi urine meningkat dan menyebabkan dehidrasi. Maka, tak heran jika ahli gizi menyarankan untuk tidak mengonsumsi kopi di waktu sahur bagi yang menjalani ibadah puasa, melainkan setelah berbuka puasa dengan jeda 1-2 jam atau tidak lebih dari jam 8 malam.

2. Jangan lupa minum air mineral

Selain harus mengisi perut dengan makanan terlebih dahulu sebelum mengonsumsi kopi, tidak lupa untuk meminum air mineral baik sebelum atau setelah minum kopi. Fungsi air mineral di sini adalah untuk menetralisir dampak yang diberikan oleh kafein, serta mencegah terjadinya dehidrasi.

“Ketika  memesan kopi filter atau espresso-base, pernahkah Anda disediakan air putih secara bersamaan?”

Hal itu dilakukan bukan tanpa alasan. Air yang diberikan memang untuk penikmat kopi yang memesan kopi tujuannya untuk menetralisir indera perasa. Karena tidak menutup kemungkinan Anda sudah mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki aroma begitu kuat.

3. Mengurangi kadar kafein

Penikmat minuman kopi setia hari, seberapa sulit untuk mengurangi asupan kafein di bulan puasa? Tentu saja jawabannya pasti beragam. Bahkan, mungkin saja ada yang tidak mengurangi. 

Ingat, mengurangi bukan berarti berhenti ngopi ya.

Seperti dilansir dari Cleveland Clinic Abu Dhabi, mengonsumsi kafein secara berlebihan memberikan dampak yang tidak baik bagi kesehatan. Bagaimana cara menguranginya? Umumnya, kadar kafein yang ideal untuk dikonsumsi seseorang adalah tidak lebih dari 400 mg sehari (jika tidak berpuasa). Artinya, di bulan puasa kadar tersebut masih perlu dikurangi lagi hingga 200-300 mg, atau Anda juga bisa mengganti kopi yang biasa diminum dengan kopi tanpa kafein atau dikenal sebagai kopi decaf, seperti Nescafe Decaf, Bon Cafe Decaffeinated, Sanka Decaf, Coffesso Decaf, dan sebagainya.

Kandungan kafein dalam kopi decaf ini sudah dihilangkan sekitar 94-98 persen, tergantung biji yang digunakan. 

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2006 di University of Florida menjelaskan bahwa untuk mendapatkan efek yang sama dengan kopi mengandung kafein, Anda bisa mengonsumsi kopi decaf sebanyak 5-10 cangkir. Kopi decaf juga aman dikonsumsi bagi ibu hamil, lho!

4. Memilih jenis kopi rendah kafein

Tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Jika sudah mengetahui jumlah kafein yang ideal untuk dikonsumsi saat bulan puasa, maka Anda bisa memilih jenis kopi yang ingin dikonsumsi. 

Perlu diketahui bahwa tidak semua kopi memiliki dampak buruk bagi kesehatan, terutama pada lambung. Misalnya, memilih kopi dengan kandungan kafein yang rendah atau kopi decaf seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya.

“Bagaimana cara menghilangkan kandungan kafein pada kopi decaf?”

Ada beberapa cara yang dilakukan untuk menghilangkan kafein pada kopi. Proses ini pertama kali dilakukan tahun 1905 oleh Jerman Ludwig Roselius. 

Roselius menghilangkan kandungan kafein pada biji kopi dengan memanfaatkan bensin. Seiring dengan berjalannya waktu, diketahui bahwa bensin begitu bahaya untuk dikonsumsi, karena memicu terjadi kanker. 
Proses decaf saat ini dibagi menjadi tiga, yaitu: 

Proses Bahan Kimia

Proses ini menggunakan zat kimia, seperti larutan etil asetat untuk menghilangkan kadar kafein pada biji kopi. Biji kopi dikukus dan dicuci menggunakan zat etil asetat. Setelah itu, dikukus kembali untuk menghilangkan kandungan larutannya. Jika sudah bersih, maka biji kopi dijemur hingga kering sebelum disangrai. Proses ini juga dikenal dengan proses naturally decaffeinated.

Proses Swiss Water

Metode ini mulai diterapkan secara komersil sekitar 1970. Proses menghilangkan kadar kafein dilakukan dengan menggunakan air panas. Biji kopi hijau direndam hingga kadar kafein dalam biji kopi hijau berkurang. Kemudian, air sisa rendaman disaring menggunakan activated charcoal untuk menghilangkan kadar kafein.

Hasilnya, menurut Kastle yang dilansir dalam laman Kompas.com menjelaskan bahwa kopi yang sudah diproses mengandung kafein 2-15 miligram. Tentu saja sangat jauh lebih rendah jika dibandingkan kopi pada umumnya memiliki kandungan kafein 80-100 miligram

Proses Karbondioksida Superkritis

Proses ini merupakan proses yang terbaru untuk membuat kopi decaf. Berdasarkan informasi yang dilansir oleh BBC.com, biji kopi yang direndam dimasukkan ke dalam wadah kedap udara yang terbuat dari bahan baja. Kemudian, wadah tersebut ditutup rapat dan diberikan tekanan CO2 hingga 703 kg per meter persegi.

Proses pembuatan kopi decaf tersebut memberikan gambaran bahwa kadar kafein yang terdapat dalam biji kopi benar-benar diminimalisir sehingga hasil kandungan kafeinnya berbanding jauh dan aman untuk diminum di bulan puasa. Memilih jenis kopi menjadi pilihan bagi Gordian selain harus memilih waktu yang tepat untuk minum kopi.

Salah satu ahli kopi, Adi W. Taroepratjeka mengatakan bahwa kopi arabika masih aman untuk dikonsumsi, karena memiliki kadar kafein yang rendah.  Apabila kopi yang dikonsumsi memiliki kadar kafein yang tinggi, seperti kopi robusta yang lebih kuat, dapat bersifat racun bagi lambung. Hal ini menjadi salah satu faktor bahaya minum kopi.

Adi menambahkan bahwa hal ini mudah menyerang bagi seseorang yang memiliki lambung sensitif. Lambung pun memiliki batasan untuk bisa menerima asupan kafein dalam tubuh. Dengan demikian, tak heran jika beberapa ahli gizi menyebutkan bahwa idealnya seseorang dapat mengonsumsi kopi sebanyak dua cangkir dalam sehari.

Jadi, apakah Anda tetap memilih minum kopi di bulan puasa dengan waktu terbaik minum kopi? Atau berhenti mengkonsumsi kopi selama bulan puasa?

Silakan tentukan pilihanmu dan selamat menjalankan ibadah puasa.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.

Jakarta Barat 03 Jun 2026, 13:27 WIB

Upaya Kurangi Bau Sampah, Kelurahan Duri Jakarta Barat Lakukan Uji Coba Penggunaan Cairan Eco Lindi!

Upaya untuk mengurangi dampak bau dari sampah, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat lakukan uji coba pemanfaatan cairan eco lindi di depo sampah Jalan Duri Utara III pada Rabu, 3 Juni 2026.

News 03 Jun 2026, 13:19 WIB

Bukan Ahli Gizi Seperti Dadan Hindayana, 3 Profil Kepala dan Wakil BGN Terbaru dari Mantan Jurnalis Tabloid, hingga Ekonom Senior

Profil dan jejak karier Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono.