Serangan Virus dan Bagaimana Tubuh Melawannya: Imunologi Awam

Ilustrasi (shutterstock)

Ilustrasi (shutterstock)

Merespon pertanyaan-pertanyaan mengenai serangan virus dan bagaimana tubuh melawannya ketika belum divaksin, berikut ini hal-hal tersebut diuraikan secara ringkas dan sederhana:

1. Virus (dalam jumlah tertentu) mengawali infeksi dengan "menempel" di selaput lendir (mata, hidung atau mulut).

Artinya: secara awam dapat dipahami bahwa pintu gerbang masuknya virus adalah mata, hidung, atau mulut. 
Maka jika tidak yakin tangan kita bersih jangan ngucek mata, jangan pegang hidung apalagi “ngupil” dan juga jangan pegang bibir dan lidah apalagi menyeka mulut pakai tangan atau sapu tangan bekas ingus.

Tutup pintu gerbang ini dengan menjaga supaya selaput lendir "mulus" dengan makanan cukup vitamin C, A dan E. Makanlah buah, sayur segar, kecambah, tempe. Khusus vitamin E banyak terdapat pada buah dan sayur berwarna ungu.

Pintu gerbang dapat terbuka kalau kurang vitamin di atas tadi, iritasi debu dan amoniak (khususnya yang bekerja di kandang).

2. Virus "tidak bisa berbiak" di luar sel jadi dia selalu berusaha "masuk" ke dalam sel sasarannya. 

Sebelum masuk, virus itu dihadang dan dimakan oleh sel kebal yang namanya makrofag dan mikrofag. Virus dimakan dan dibunuh oleh sel-sel ini.

Jadi, kita harus bantu supaya sel ini "perkasa", terutama dengan makan yang sehat supaya sel ini "full power”. Kita bisa dibantu dengan suplemen, jika perlu, dengan vitamin E, imunostimulan (sebenarnya sudah ada di bumbu masak, madu, propolis, meniran, dan lain-lain).

3. Sel makrofag bukan saja membunuh virus,  tapi juga mengolah kepingan virus itu untuk merangsang antibodi.

Prosesnya dilakukan dalam rangkaian proses oleh sel T dan sel B yang akan memproduksi antibodi yg cocok untuk virus tadi. Kita harus bantu supaya antibodi tersebut jumlahnya banyak. Caranya adalah dengan makan yang sehat, jangan stress, jangan begadang terus-terusan, jangan terlalu capek.

4. Antibodi muncul 4-5 hari setelah virus masuk dan dimakan makrofag. 

Antibodi ini diberi nama IgM, tangannya ada lima, diikuti oleh IgA (bertangan dua atau satu) yang menjaga pintu gerbang (seperti anggota SATPAM yg bertugas di pintu gerbang) dan menangkap virus jika ada virus yang sama jenisnya mau masuk lagi.

Ada juga antibodi IgG yg beredar dalam darah (seperti anggota SATPAM yg patroli berkeliling). Bersamaan dengan itu terbentuk juga sel memori yg mencatat data virus tadi.

5. Sel memori ini akan memproduksi antibodi "sangat banyak" jika ada virus yang sama masuk lagi. 

Antibodi yang terbanyak adalah antibodi IgG yang bersirkulasi di dalam darah. Dibutuhkan waktu relatif cepat untuk memproduksi antibodi, puncaknya terjadi antara 2-3 minggu.

6. Antibodi yang terbentuk ini akan menangkap virus, sehingga virus tidak bisa nempel lagi di sel kita dan virus yg diikat antibodi ini akan dimakan jauh lebih mudah dan lebih banyak oleh makrofag dan mikrofag.

Antibodi ini seperti bumbu untuk virus sehingga lebih sedap dimakan oleh makrofag dan mikrofag.

Artinya apa? Jika terjadi infeksi virus, tubuh kita tidak diam, tapi bereaksi melawan virus.

Artinya jika kita menjaga "kebugaran tubuh" itu juga berarti menjaga "keperkasaan sel-sel kebal" kita. Faktor yang penting untuk kebugaran ini adalah: makan, istirahat, olah raga, jangan stress. 

Kekebalan itu ibarat anggota SATPAM dan virus itu ibarat MALING, maka kita harus bantu anggota SATPAM jangan sampai overload dengan mengurangi jumlah MALING, yaitu dengan menjaga kebersihan kita dan lingkungan.

Mandi keramas paling efektif menghilangkan virus yang nempel di tubuh, desinfeksi lingkungan (ngepel, lap-lap dengan perabot rumah dengan cairan desinfektan), mengurangi kunjungan tamu, dan berbagai upaya sejenis akan menangkal virus atau mengurangi jumlah virus. 

Dari uraian di atas dan ketika ada wabah Covid-19 ini maka saya berharap kita paham:

1. Mengapa kita harus menjaga stamina yang bugar

2. Mengapa kita harus disiplin menjalankan social distancing dan tinggal dulu di rumah

3. Mengapa kita harus segera mandi sesampai di rumah

4. Mengapa kita harus makan makanan yang sehat

5. Mengapa kita harus cukup istirahat

6. Mengapa kita harus sering cuci tangan

7. Mengapa kita harus menghindari kucek mata, pegang hidung dan mulut.

Ingat.... ingat... 
Karena vaksin virus COVID-19 belum ada maka antibodi yg menjadi andalan kalau ada infeksi dan akan diproduksi dalam -2 minggu yaitu setelah ada sel memori.

Orang yang lanjut usia dan anak-anak/bayi adalah populasi yang rentan. Orang yang lanjut usia rentan karena kekebalannya sudah uzur sedangkan anak-anak/bayi karena kekebalannya belum matang semua.

Baca sambil santai tapi kita tetap waspada dan optimis bisa melalui badai virus COVID-19.

Semoga Allah, Tuhan Semesta Alam melindungi kita semua dan melimpahkan rahmat dan barokah-Nya. Aamiin yaa Rabb. 


Prof. Dr. I Wayan T. Wibawan
Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Institus Pertanian Bogor (IPB)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.

Jakarta Barat 03 Jun 2026, 13:27 WIB

Upaya Kurangi Bau Sampah, Kelurahan Duri Jakarta Barat Lakukan Uji Coba Penggunaan Cairan Eco Lindi!

Upaya untuk mengurangi dampak bau dari sampah, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat lakukan uji coba pemanfaatan cairan eco lindi di depo sampah Jalan Duri Utara III pada Rabu, 3 Juni 2026.

News 03 Jun 2026, 13:19 WIB

Bukan Ahli Gizi Seperti Dadan Hindayana, 3 Profil Kepala dan Wakil BGN Terbaru dari Mantan Jurnalis Tabloid, hingga Ekonom Senior

Profil dan jejak karier Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono.