Benarkah Konsumsi Gula Berlebih Berdampak Buruk pada Kulit? Cek Faktanya di Sini!

Ilustrasi gula
Ilustrasi gula

AYOJAKARTA.COM – Percaya atau tidak, mengonsumsi terlalu banyak gula berdampak negatif pada kesehatan kulit.

Bahkan berperan dalam memicu atau memperburuk kondisi kulit seperti psoriasis dan jerawat.

Asupan gula berlebihan juga dapat berdampak pada munculnya tanda penuaan dini seperti garis halus dan kulit kendur.

Selain itu, berlebihan dalam mengonsumsi gula dapat meningkatkan risiko terkena penyakit seperti diabetes tipe 2 dan jantung.

Baca Juga: 10 Tips Meningkatkan Peluang Kerja bagi Fresh Graduate, Jangan Lupa Mengasah Skill hingga Menambah Relasi

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan untuk membatasi konsumsi tambahan gula menjadi sekitar 12 sendok teh per hari (Rata-rata orang dewasa mengkonsumsi sekitar 17 sendok teh per hari).

Namun, penting untuk dicatat bahwa pembatasan ini tidak berlaku untuk gula alami yang terkandung dalam buah-buahan.

Buah-buahan meskipun mengandung gula alami juga kaya serat dan nutrisi penting lain yang berkontribusi pada kesehatan.

Terdapat bukti yang menunjukkan bahwa konsumsi buah dapat membantu meningkatkan tingkat hidrasi kulit sehingga memberikan kilau alami pada kulit.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Positif Agar Jadi Orang Beruntung, Jangan Lupa untuk Selalu Bersedekah

Dalam artikel ini, ayojakarta.com akan membahas secara mendalam tentang hubungan antara gula dan kulit yang dikutip dari EveryDayHealth, Kamis (7/9/2023).

1. Dapat Mempercepat Tanda-tanda Penuaan

Terkait penuaan, gula memiliki efek pada kulit melalui proses yang disebut glikasi.

Glikasi adalah proses dimana molekul gula mengikat pada protein, lipid atau asam nukleat.

Akibat dari proses ini terdapat potensi untuk merusak serat kolagen dan elastin yang ada pada kulit.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Clinics in Dermatology telah menunjukkan bahwa glikasi bisa mengganggu proses perbaikan kolagen yang merupakan hal sangat penting untuk menjaga elastisitas serat kolagen dalam kulit.

Selain itu, glikasi juga dapat memicu peningkatan pembentukan radikal bebas dalam tubuh yang dapat merusak struktur kulit.

Bagi mereka yang memiliki kebiasaan makan tinggi gula, hal ini dapat berpotensi menyebabkan munculnya garis-garis halus dan kerutan pada kulit.

Baca Juga: Pintu Terbuka Atau Not Balok? Gambar yang Pertama Kamu Lihat Menunjukkan Dirimu Punya Kepribadian Ekspresif

2. Dapat Menimbulkan Jerawat

Jika kamu mengalami lebih banyak jerawat setelah banyak makanan manis, ada baiknya kamu memeriksa konsumsi gula dalam makananmu.

Hasil dari penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Dermatologi JAMA, menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang kaya lemak dan gula dapat meningkatkan risiko jerawat hingga 54 persen.

Sedangkan minuman manis dapat meningkatkannya sebanyak 18 persen.

Baca Juga: Rahasia Awet Muda ala Orang Korea Ternyata Gampang Banget! Bisa Langsung Dibuktikan

Penelitian tersebut juga menyoroti bahwa pola makan tinggi lemak dan gula ini sering kali mencerminkan pola makan khas barat modern.

Terkait dengan mekanisme penyebabnya, gula diduga dapat memicu peningkatan insulin dalam tubuh yang pada gilirannya dapat memicu peradangan, salah satu faktor utama yang mendorong perkembangan jerawat.

Selain itu, gula juga dapat meningkatkan produksi faktor pertumbuhan tertentu yang secara langsung terkait dengan peningkatan kadar hormon androgen.

Hormon androgen ini adalah faktor penting yang berkontribusi pada produksi minyak berlebih yang dapat menyumbat pori-pori kulit.

Baca Juga: Top 7 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Sulit Dapat Kerja Alias Menganggur, Apakah Kamu Termasuk?

3. Dapat Memperburuk Psoriasis

Psoriasis merupakan suatu kondisi medis yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang mengalami gangguan dan menyebabkan sel-sel kulit tumbuh lebih cepat, bersisik dan mengakibatkan peradangan serta pengelupasan.

Penelitian yang dilakukan pada hewan telah mengungkapkan peran penting pola makan dalam perkembangan psoriasis termasuk dampak gula dalam proses ini.

Sebagai contoh, ketika tikus diberikan makanan yang kaya gula dan lemak, mirip dengan pola makan barat, mereka mengalami peradangan yang serupa dengan gejala psoriasis hanya dalam waktu empat minggu.

Meskipun penelitian ini dilakukan pada tikus, peneliti berpendapat bahwa hasilnya mungkin juga relevan bagi manusia.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Psioriasis
# penuaan
# Jerawat
# Kulit
# Gula

News Update

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.

Gadget

Resmi Meluncur Mulai Rp4 Jutaan, Tecno Pova 8 5G Worth It Dibeli atau Mending Camon 50 Pro?

Tecno Pova 8 5G rilis mulai Rp4,1 jutaan (naik 66%). David GadgetIn soroti baterai raksasa 8.000 mAh, layar 144Hz, LED Alive Matrix, Dimensity 7100, serta kamera Sony Lythia 600 50 MP.

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.