LIVERPOOL, AYOJAKARTA.COM – Juru taktik Tottenham Hotspur, Jose Mourinho masih tak terima hasil kekalahan 1-2 dari rivalnya, Liverpool dalam pekan ke-13 Liga Primer Inggris, Kamis (17/12/2020), dini hari WIB.
Mou merasa, Spurs layak menang di Stadion Anfield, markas Liverpool tersebut. Selain karena beberapa peluang emas yang diciptakan timnya, Tottenham dinilainya bisa mengontrol permainan meski ditekan bertubi-tubi
Menurut Mourinho, Tottenham mendapatkan peluang untuk menang itu pada momen-momen tepat. Sayangnya, penyelesaian tak akurat para pemain depannya membuat gol yang diharapkan tak datang.
Tottenham setidaknya mendapatkan tiga peluang emas pada babak kedua, satu di antaranya mengenai tiang gawang. The Lilywhites juga masih bunya beberapa kesempatan di luar peluang matang untuk mencetak gol, yang bisa dimentahkan Liverpool.
“Hasil imbang mungkin akan menjadi hasil yang adil tetapi kalah itu benar-benar tidak adil. Tapi itulah sepak bola," kata Mourinho usai laga dalam wawancara dengan BBC.
Mourinho mengakui Liverpool memiliki lebih banyak penguasaan bola, tetapi ketika Tottenham memilikinya, kata Mourinho, mereka bisa menghukum Liverpool. Hanya, kata dia, para pemainnya harus klinis dalam memaksimalkan peluang untuk mengakhiri permainan lebih cepat.
"Mereka berada dalam masalah. Jadi, itu momen untuk menyakiti, momen untuk menghabisi pertandingan, tapi kami tidak melakukannya. Pada akhirnya takdir memutuskan mereka yang menang dengan cara yang sangat aneh bagi saya," ujar Mourinho.
Pelatih Liverpool Juergen Klopp menolak anggapan Jose Mourinho tersebut. Bagi Klopp, justru timnya layak mendapatkan tiga poin dengan sederet keunggulan statistik, mulai dari penguasaan bola sampai percobaan mencetak gol yang unggul dari Tottenham.
AYO BACA : Gara-gara Brexit, Hulk Gagal Merapat ke Liga Inggris
"Kami benar-benar layak mendapatkan tiga poin. Tentu saja Tottenham punya peluang, mereka mencetak gol dari posisi offside yang sangat tipis, kami tidak beruntung dengan keputusan ini," kata Klopp, dikutip dari Skysports, mengomentari gol balasan Son Heung-min setelah Mohamed Salah menjebol gawang Tottenham pada babak pertama.
Klopp menyatakan, sulit untuk bertahan selama 90 menit, dengan penyerang seperti Harry Kane, Son Heung-min maupun Stevan Bergwijn. Ketiganya dinilai punya kecepatan yang luar biasa saat berlari. Akan tetapi, pasukannya berhasil melaluinya.
Klopp menilai timnya menguasai pertandingan sepanjang 90 menit dan tetap berkonsentrasi menjaga serangan balik Tottenham dengan baik. "Mereka monster serangan balik. Jadi cara menghindari bahaya melawan mereka adalah dengan menguasai bola sebanyak mungkin, yang kami lakukan tadi," ujar Klopp.
Ia juga merasa tekanan para pemainnya kepada Tottenham sangat bagus. Walaupun tak lantas setiap saat the Reds memnghasilkan ancaman berbahaya. "Tidak semua upaya kami mengarah ke gawang atau menciptakan peluang bagus, karena mereka main cukup dalam di kotak penalti, dan menghalau semua bola tinggi," kata Klopp.
Dengan kemenangan ini, Liverpool mengudeta posisi Tottenham di puncak. The Reds mengoleksi nilai 28, unggul tiga poin dari the Lilywhites di posisi kedua.
AYO BACA : Suporter Serukan #2021BaliJatidiri, CEO PSIS: Nyatanya Jakarta Bisa, Kenapa Jateng Tidak Bisa?

Share this article
Mou merasa, Spurs layak menang di Stadion Anfield, markas Liverpool tersebut.