SOLO, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan apresiasi kepada insan olahraga disabilitas berprestasi di bawah nauangan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.
Penghargaan tersebut secara simbolis diberikan saat peringatan Haornas 9 September di Cibubur. Tetapi secara khusus pemberian penghargaan ke insan olahraga disabilitas NPC baru diberikan oleh tim kemitraan dan penghargaan olahraga Kemenpora di Kusuma Sahid Prince Hotel, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (18/9/2020).
Kemenpora memberikan penghargaan kepada 49 insan olahraga NPC Indonesia, terdiri dari 27 atlet berprestasi dan 18 pelatih berprestasi, satu orang tenaga keolahragaan, satu mantan atlet, satu pembina cabor catur, dan penghargaan istimewa Satya Lencana Dharma Olahraga.
AYO BACA : New Normal, NPCI Jabar Tunggu Kepastian PON-Peparnas
Salah satu atlet yang menerima penghargaan adalah Ni Nengah Widiasih dari cabang olahraga (cabor) para powerlifting, peraih medali perunggu Paralimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil.
Wakil Sekjen NPC Indonesia, Rima Ferdiyanto, mengaku sangat bangga dengan penghargaan yang diberikan pemerintah kepada insan olahraga NPC Indonesia.
“Ini sejarah bagi olahraga di bawah naungan NPC Indonesia. Pemerintah memberikan apresiasi bagi insan olahraga disabilitas. Jumlah 49 tersebut merupakan insan olahraga disabilitas berprestasi. Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi dari Menpora Zainudin Amali,” terang Rima dalam jumpa pers di Kantor NPC, Kota Solo, Rabu (23/9/2020).
AYO BACA : ASEAN Para Games Filipina Batal, Begini Tanggapan Kemenpora
Rima menambahkan, salah satu atletnya mendapatkan penghargaan istimewa, yakni Satya Lencana Dharma Olahraga dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Atlet tenis meja kami David Jacobs dapat penghargaan Satya Lencana Dharma Olahraga dari Presiden. Ini karena prestasinya sebagai penyumbang medali pertama Indonesia di ajang Paralimpiade, yakni perunggu di London (2012),” ungkap Rima.
NPC mengapresiasi penghargaan tersebut. Karena selama ini belum pernah mendapatkan penghargaan dari pemerintah sebanyak ini. Selama ini jarang sekali penghargaan yang diterima insan olahraga disabilitas.
“Ini tentu di luar ekspektasi, bisa sampai mendapatkan banyak penghargaan. Padahal dapat 20 saja sudah luar biasa bagi kami. Sebelumnya penghargaan yang diterima insan atlet disabilitas bisa dihitung jari,” tuturnya.
“Jumlah penghargaan ini tentu membuktikan bahwa negara sudah menyejajarkan atlet disabilitas. Negara semakin memandang bahwa atlet yang sukses mengibarkan bendera Indonesia di hadapan dunia luar dianggap sama membanggakannya," tegas Rima.
AYO BACA : Resmi, ASEAN Para Games Filipina Ditunda karena Wabah Corona

Share this article
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan apresiasi kepada insan olahraga disabilitas berprestasi di bawah nauangan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.