JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – MotoGP tengah melakukan upaya penjadwalan ulang kalender MotoGP 2020 setelelah empat seri pembuka gagal digelar karena Covid-19. Perubahan jadwal diperkirakan akan keluar dalam beberapa minggu ke depan.
Presiden Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM), Jorge Viegas mengatakan musim balap akan diperpanjang hingga awal 2021 jika diperlukan. Hingga saat ini, MotoGP akan mulai melaksanakan seri perdana pada 3 Mei di Jerez.
AYO BACA : Spanyol Lockdown, Ini Pesan Positif dari Marquez Boys untuk Penggemar
Viegas memaklumi situasi yang terjadi saat ini di mana MotoGP harus menggelar minimal 13 kali perlombaan sesuai kontrak untuk musim 2020. Adapun situasi dunia saat ini tak menentu karena virus tersebut. Maka dari itu, kata Viegas, FIM perlu membukan opsi lain salah satunya membuka kemungkinan balapan hingga awal tahun 2021.
"Ya, jika perlu. Bayangkan bahwa beberapa acara belum dibatalkan dan bahwa kita harus melanjutkan balapan nanti,” kata Viegas dalam sebuah wawancara dengan La Tribune de Geneve, dilansir dari Crash, Senin (16/3/2020).
AYO BACA : Legenda Inggris Menolak Liverpool Dinobatkan Juara, Kok Bisa?
Viegas menegaskan akan berusaha agar balapan tetap layak dinantikan. Laporan dari Italia menyebutkan salah satu tim pabrikan peserta MotoGP, Ducati untuk sementara waktu menutup pabrik dan kantornya. Mereka akan mengatur proseder kerja di tengah krisis.
Sementara Ferrari dan Lamborghini menutup seluruh operasional mereka hingga akhir Maret. Viegas mengatakan jika perlombaan digelar saat ini dikhawatirkan akan membahayakan masyarakat lebih luas.
“Pabrik ditutup, sekolah tutup, semua kegiatan ekonomi melambat. Akan ada konsekuensinya, tetapi masih sulit untuk diukur,” tuturnya.
AYO BACA : Aksi Protes Pemain Gremio Memakai Masker sebelum Laga

Share this article
MotoGP tengah melakukan upaya penjadwalan ulang kalender MotoGP 2020 setelelah empat seri pembuka gagal digelar karena Covid-19. Perubahan jadwal diperkirakan akan keluar dalam beberapa minggu ke depan.