JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik meminta agar Formula E dibatalkan. Menurutnya, wabah virus corona (Covid-19) yang kini merebak harus menjadi pertimbangan.
“Saya kira itu harus jadi bahan pertimbangan juga (untuk menggelar Formula E) bahwa saat ini tengah ada merebak virus corona,” kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta.
Taufik mengatakan seharusnya ada komunikasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan organisasi internasional, Formula E Operations Limited (FEO), dalam waktu dekat dengan tidak menunggu hingga bulan Juni (jadwal pergelaran Formula E) sebagai antisipasi perkembangan yang terjadi menyusul meningkatnya jumlah pasien corona.
AYO BACA : Sudah Pasti Gunakan Kawasan Monas, Ini Rute Balap Formula E
“Harus ada komunikasi antara Pemprov DKI dengan pihak internasional yang memiliki acara. Kan gak bisa tiba-tiba putusin, yang sana bisa marah. Ada komunikasi, kan event-event di dunia juga ada yang ditunda,”0 ucap Taufik.
Taufik mengajak jangan dipandang untung dan ruginya jika Formula E dihentikan, pasalnya kondisi ini adalah situasional karena virus corona.
“Jangan lihat untung ruginya, ini kan situasional karena Korona. Jangan lihat udah bayar commitmen fee atau apa. Korona kan sudah merebak ke seluruh dunia, ini harus diantisipasi,” ucapnya, Selasa (10/3/2020).
AYO BACA : Monas Terlarang Dipakai, Formula E Enggak Mungkin Batal karena Jakarta Sudah Setor Duit
Total Anggaran
Diketahui anggaran total perhelatan balap mobil Formula E 2020 yang diajukan Pemprov DKI Jakarta senilai Rp1,3 triliun.
Angka tersebut memiliki rincian anggaran sebanyak 20,79 juta poundsterling atau sebesar Rp360 miliar sebagai commitment fee penyelenggaraan Formula E yang sudah disepakati dalam rancangan APBD-P 2019 sejak, Selasa (13/8/2019) bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta. Kemudian, pada Kamis (15/8/2019), Pemprov DKI Jakarta mengajukan Rp 900 miliar sebagai dana tambahan untuk menggelar Formula E dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Rancangan APBD tahun 2020.
Adapun pengajuan anggaran Rp900 miliar tersebut memiliki rincian biaya untuk penyelenggaraan sebesar 22 juta poundsterling atau sekitar Rp378 miliar dan biaya asuransi 35 juta euro atau sekitar Rp556 miliar. Dinas juga menyiapkan anggaran Rp600 juta untuk sosialisasi pra Formula E dalam kegiatan Jakarta Fun Race 2019.
Diketahui, penyelenggaraan beberapa agenda berskala besar dan internasional di Jakarta sudah dibatalkan akibat tingginya risiko penyebaran virus Korona. Pembatalan event olahraga karena dampak virus corona juga terjadi di ajang MotoGP Qatar, Grand Prix Formula 1 China, dan Formula E Sanya Tiongkok yang batal diadakan.
AYO BACA : Perputaran Uang dalam Formula E Diperkirakan Capai Rp600 Miliar

Share this article
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik meminta agar Formula E dibatalkan