AYOJAKARTA.COM - Dimas Lukito Wardhana, pemuda berusia 23 tahun yang kini menjadi kebanggaan Indonesia, lahir dan besar di Dusun Wringinan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Sebagai anak keempat dari pasangan Bani Syarifuddin (58) dan Supiyatun (58), Dimas menunjukkan bakat dan minat dalam dunia bela diri sejak duduk di bangku Sekolah Dasar.
Perjalanan kariernya dimulai dengan bergabung di beberapa perguruan bela diri, namun baru pada saat kelas 1 SMA ia secara serius menekuni cabang olahraga Muaythai di KONI Kabupaten Probolinggo dan berlatih di Bayuangga Combat Academy yang berlokasi di Desa Lumbang, Kabupaten Probolinggo.
Baca Juga: 7 SMP Negeri Jawa Timur Ini Masih Buka Peluang di SPMB Tahap 3, Nomor 3 Paling Diminati!
Prestasi akademiknya juga patut diacungi jempol, karena Dimas berhasil diterima di Universitas Negeri Surabaya jurusan Ilmu Olahraga dengan beasiswa penuh, membuktikan bahwa ia tidak hanya unggul di bidang olahraga tetapi juga dalam pendidikan.
Pencapaian terbarunya yang paling membanggakan adalah meraih medali emas dalam ajang bergengsi Asian Muaythai Championship 2025 di Thai Nguyen, Vietnam pada 20-26 Juni 2025, di mana ia tampil di kategori Muay Boran melawan peserta dari 22 negara Asia.
Sebelumnya, Dimas juga telah mengukir prestasi gemilang lainnya mulai dari Porprov, PON XXI Aceh-Sumut 2024, hingga berbagai kejuaraan Muaythai tingkat nasional.
Bani Syarifuddin dan Supiyatun, kedua orangtua Dimas, tidak bisa menyembunyikan rasa bangga mereka terhadap pencapaian luar biasa sang anak.
Meski awalnya kedua orangtua tidak menyetujui pilihan Dimas untuk terjun ke dunia Muaythai karena kekhawatiran akan risiko cedera, namun seiring berjalannya waktu mereka melihat keseriusan dan dedikasi Dimas.
Baca Juga: Bank Mandiri Positif! Bantuan Penebalan BPNT Rp400 Ribu Akhirnya Mulai Mengalir
"Dulu pamitnya ikut olahraga kayak tinju. Ibuknya kaget dan bilang kalau bisa gak usah. Tapi, Dimas tetap berangkat. Kami doakan, dan alhamdulillah anak kami tetap sehat dan berprestasi," tutur Bani dengan penuh haru saat ditemui pada Senin (30/6/2025).
Kebanggaan ayah terhadap anaknya semakin menguat ketika melihat kedisiplinan dan attitude Dimas yang luar biasa.
"Anak saya sejak kecil memang disiplin dan membanggakan. Kami kemarin keliling desa agar masyarakat tahu, kami memiliki anak yang beprestasi, tidak hanya di tingkat sini saja, namun mengharumkan nama Probolinggo sampai ke Vietnam," kata Bani dengan mata berbinar-binar.
Bagi kedua orangtua, prestasi gemilang yang diukir Dimas sudah sangat banyak, dan mereka berharap anaknya bisa terus mengukir prestasi dan membuat bangga keluarga serta Kabupaten Probolinggo.
"Siapa yang tidak bahagia melihat anaknya tekun dan berprestasi," ujar Bani yang tidak bisa menyembunyikan rasa syukur dan kebanggaannya.
Dukungan orangtua ini menjadi motivasi terbesar bagi Dimas untuk terus berkarya dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Baca Juga: Siap-siap! Pedagang Online dengan Kriteria Ini akan Dikenakan Pajak PPh 0,5 Persen Mulai Juli 2025
Prestasi cemerlang Dimas tidak hanya membanggakan keluarga, tetapi juga mendapat apresiasi luar biasa dari teman-teman dan lingkungan sekitarnya.
Di media sosial, khususnya Instagram, berbagai komentar penuh kebanggaan dan dukungan mengalir dari sahabat-sahabatnya.
@akusemestaa._ dengan antusias berkomentar "mantap boyyy" disertai dua emoji api membara yang menunjukkan kekaguman terhadap pencapaian Dimas.
@anndafajar_ menuliskan komentar khas dengan dialek Jawa "Sangar ngene maem e opo sam!?" yang menggambarkan rasa takjub sekaligus bangga terhadap kehebatan temannya.
Baca Juga: Hebat Banget! Komunitas Anak Muda Olah Ampas Kopi dari Kedai Kopi di Sumedang Jadi Biogas
@ekyfindito14 merespons dengan singkat namun bermakna "josss lur" disertai emoji api membara, sementara @bayu.vlntn dengan penuh kebanggaan menyebutnya "Jagoan kita" disertai emoji api yang menunjukkan dukungan penuh terhadap Dimas.
Dari kalangan atlet dan pelatih, Ketua Pengurus Muaythai Kabupaten Probolinggo, Deby Abdul Gani mengungkapkan: "Alhamdulillah, berkat kesungguhan dan kedisiplinannya, Dimas bisa sampai di titik ini. Kami berharap Dimas tidak cepat puas dan terus menjaga semangat latihannya untuk meraih prestasi yang lebih tinggi."
Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo, Zainul Hasan, juga memberikan pujian penuh: "Saya bangga dengan Dimas. Ia bukan hanya hebat di ring, tapi juga memiliki attitude yang luar biasa. Anak yang sopan, tekun, dan layak jadi teladan bagi generasi muda."
Apresiasi dari berbagai kalangan ini menunjukkan bahwa Dimas tidak hanya dikenal sebagai atlet berbakat, tetapi juga sebagai pribadi yang memiliki karakter mulia dan menjadi inspirasi bagi banyak orang di sekitarnya.***

Share this article
Dimas Lukito Wardhana, jadi kebanggan Indonesia usai meraih medali emas dalam ajang bergengsi Asian Muaythai Championship 2025