JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Wiliam Aditya Sarana ditegur Wakil Ketua Komisi A Inggard Joshua lantaran memposting unggahan di Twitter terkait anggaran Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA - PPAS). Namun, William mengaku tidak kapok usai ditegur seniornya di Kebon Sirih itu.
Menurut William, pihaknya tetap akan menjunjung transparansi dalam mengawasi rancangan keuangan untuk APBD 2020.
"Kapok nggak sih, nggak kapok karena menurut saya transparansi itu harus dihormati, dan memang ya harus transparan, jadi sikap saya masih sama bahwa Pemprov sebagai eksekutif harus tetap transparan, jadi saya tetap sama sikapnya," ungkapnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019).
Dikatakan William, penyusunan anggaran harus segera diketahui publik. Terlebih tenggat waktu pengesahan APBD 2020 tanggal 30 November mendatang.
AYO BACA : Ditegur Soal Etika, William Sebut Tidak Ingin Pengaruhi Fraksi Lain
"Itukan di level komponen, itukan kalau nggak salah sebulan sebelum diketok, keburu atau nggak? jadi mendingan saya case sekarang, sebelum sebulan masih ada ruang pembahasan," ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua menyinggung William dan mengatakan anggota dewan harus memiliki harga diri dan tata krama dalam menyampaikan aspirasi. Di mana, aspirasi baiknya disampaikan usai melakukan pembahasan secara seksama.
''Sebagai anggota dewan kita perlu punya rasa harga diri dan punya tata krama dalam rangka menyampaikan aspirasi. Aspirasi itu boleh keluar setelah kita melakukan pembahasan. Jangan sampai artinya kita belum melakukan pembahasan sudah ramai di koran, kita mau berantem ya berantem di ruangan ini jangan berantem di luar,'' jelas Inggard Joshua.
Dia tidak melarang seorang anggota dewan menyampaikan aspirasi. Hanya saja pengadaan lem aibon tersebut bukanlah nilai yang final atau masih dalam tahapan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS).
''Khususnya pada saudara William, William ini kan baru saya berharap bukannya tidak boleh ngomong di koran atau di tivi, boleh saja. Tapi harus jaga tata krama, itu kan baru KUA PPAS yang baru disampaikan oleh eksekutif kepada legislatif. Nah ketika ada pertanyaan tolong dicatat, dicatat dan kita bahas nanti,'' kata Inggard Joshua.
AYO BACA : Respons Anies, William Aditya: Tidak Ada Urusan dengan Cari Panggung
.jpg)
Share this article
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Wiliam Aditya Sarana ditegur Wakil Ketua Komisi A Inggard Joshua lantaran memposting unggahan di Twitter terkait anggaran Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA - PPAS). Namun, William mengaku tidak kapok usai ditegur seniornya di Kebon Sirih itu. Menurut William, pihaknya tetap akan menjunjung transparansi dalam mengawasi rancangan keuangan untuk APBD 2020.