KABUPATEN TANGERANG, AYOJAKARTA.COM - Keterisian kamar untuk isolasi pasien konfirmasi positif Covid-19 di Hotel Yasmin Kabupaten Tangerang sudah mencapai 90%, dari kapasitas 120 kamar. Hotel tersebut disediakan Pemkab Tangerang untuk memfasilitasi isolasi mandiri para pasien corona tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG).
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Achmad Muchlis mengatakan keterisian itu terbilang masih tinggi. Namun ia mengklaim cenderung melandai dibandingkan sekitar sebulan yang lalu.
"Awal-awal okupansinya 100 %, sekarang sudah turun ke 90%, tapi kita tetap persiapkan kamar," terangnya.
AYO BACA : 5.918 Pendemo UU Cipta Kerja Diringkus Polisi, 98 Jadi Tersangka
Menurut catatannya, Hotel Yasmin yang telah digunakan sebagai tempat isolasi OTG mulai 17 September 2020, sampai 12 Oktober 2020 mencatatkan ada 450 pasien yang dirawat di tempat itu.
"25 hari operasional ada sekitar 450-an yang positif sudah dirawat di situ. Yang masuk dan pulang ya," kata dia.
Muchlis menjelaskan, seiring dengan tingkat hunian tempat tidur pasien OTG yang makin penuh, pihaknya menyiapkan tambahan tempat tidur.
AYO BACA : Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Kota Bogor Terkumpul Rp 45 Juta
"Sampai saat ini tower depan masih memungkinkan untuk ditempatkan, jadi nanti kalau penuh bisa (digunakan), sudah ready," kata dia. Adapun jumlah kamar tambahan yang sudah disiapkan itu sebanyak 120 kamar.
Muchlis melanjutkan, pihaknya menyiapkan kamar tambahan di Hotel Yasmin seiring dengan pemeriksaan swab test atau tes usap yang masih masif nantinya. "Kalau memang ke depan pemeriksaan PCR nya ditambah kapasitasnya dua kali lipat, jadi kita sudah sediakan tempat untuk isolasi," katanya.
Dia menambahkan, pihaknya tidak menambah tempat isolasi di tempat lain karena di Hotel Yasmin terbilang masih cukup untuk dimasuki pasien-pasien Covid kategori OTG. "Di Hotel Yasmin moga-moga cukup," jelasnya.
Diketahui, selain menyediakan tempat isolasi OTG di Hotel Yasmin, Pemkab Tangerang juga memiliki tiga rumah sakit rujukan bagi pasien bergejala, terdiri dari satu RS rujukan nasional dan dua RS rujukan provinsi. Selain itu juga ada 23 RS lainnya yang memiliki ruang isolasi.
Muchlis menyebut saat ini tingkat okupansi ruang ICU di wilayah Kabupaten Tangerang mencapai 85 persen, sementara itu ruang isolasi secara umum bagi pasien bergejala di RS-RS rujukan itu sekitar 75%.
AYO BACA : Demo Masif, IDI Ingatkan Rem Darurat ke Pemprov DKI

Share this article
"Awal-awal okupansinya 100 %, sekarang sudah turun ke 90%, tapi kita tetap persiapkan kamar," terangnya.