AYOJAKARTA.COM – Memasuki hari keenam, kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, masih belum sepenuhnya padam.
Berdasarkan informasi terkini, upaya pemadaman telah mencapai progres 40 persen.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa meski sebagian wilayah sudah berhasil dipadamkan dan memasuki tahap pendinginan, petugas masih harus berjibaku memadamkan 60 persen area lainnya.

"Saat ini 40 persen dari daerah terbakar sudah padam dan dilakukan pendinginan, upaya pemadaman melalui jalur darat maupun jalur udara masih dilakukan untuk 60 persen daerah terbakar yang masih belum padam," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (5/7/2026).
Guna mempercepat proses pemadaman di lokasi yang sulit dijangkau jalur darat, BNPB berencana menambah kekuatan armada udara.
Jika sebelumnya hanya ada dua helikopter yang beroperasi, mulai besok jumlahnya akan ditambah menjadi empat unit helikopter water bombing.
Selain jalur udara, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah menetapkan status tanggap darurat mengingat kebakaran yang terus meluas sejak Selasa (30/6/2026) lalu.

Hingga saat ini, api diperkirakan telah menghanguskan sekitar 15 hektare lahan dari total luas TPA yang mencapai 33 hektare.
Dampak dari kebakaran ini tidak hanya menghanguskan tumpukan sampah, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat.
Tercatat sebanyak 232 orang warga sekitar terpaksa mengungsi karena kepulan asap yang berbahaya.***
Share this article
Memasuki hari keenam, kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, masih belum sepenuhnya padam.