AYOJAKARTA.COM - Xiaomi kembali mengejutkan pasar gadget dengan Xiaomi Pad Mini, tablet kecil yang ternyata punya performa menakjubkan.
Dibandingkan ekspektasi awal yang menganggap tablet mini cuma lucu dan jarang dipakai, reviewer YouTuber Cupu menilai tablet ini “kecil-kecil tapi buas banget”.
Ukurannya hanya 8,8 inci, ringan 326 gram, dan tebal 6,46 mm, membuatnya nyaman dibawa ke mana saja, termasuk di tas kecil atau saat rebahan.
Dari sisi desain, tablet ini hadir dengan finishing vegan leather di bagian belakang dan case multifungsi yang bisa jadi pegangan atau stand.
Kamera selfie 8MP diposisikan di sisi pendek, memberi pengalaman seperti memegang HP besar, sedangkan kamera belakang 13MP cukup untuk foto dokumen atau video singkat.
Sayangnya, tablet ini tidak dilengkapi fingerprint, hanya face unlock dan pola/kode.
Di sektor performa, Xiaomi Pad Mini dibekali chipset kelas flagship tahun lalu, Dimensity 9.400 Plus, dengan skor Antutu sekitar 2,8 juta.
Refresh rate layar mencapai 165 Hz, meski sebagian aplikasi hanya mendukung hingga 120 Hz.
Untuk gaming, tablet mampu mempertahankan frame rate stabil di 45–60 fps, dengan suhu permukaan sekitar 43°C, cukup hangat tapi masih nyaman digenggam.
Baterai 7.500 mAh mendukung 67W fast charging dan 18W wired reverse charging, meski penggunaan 30 menit mengurangi daya sekitar 20%.
Xiaomi Pad Mini berjalan dengan HyperOS 3 berbasis Android 15, mendukung multitasking ringan seperti split screen, floating window, dan workstation mode.
Stylus Xiaomi Focus P juga kompatibel, lengkap dengan fitur hover, gesture, dan stylus-to-text conversion.
Dari sisi konektivitas, tablet ini hanya Wi-Fi, stereo speaker, dan dua port Type-C (3.2 Gen 1 dan 2.0).
NFC dan microSD tidak tersedia, menjadikannya lebih cocok untuk produktivitas ringan dan hiburan, bukan pengganti laptop.
Untuk software, tablet mendukung AI seperti AI Writing, Translate, Interpreter, hingga Google Gemini.
Harga resmi di Singapura sekitar SGD 799 (sekitar Rp9,7 juta) untuk varian 12+512 GB, belum termasuk stylus dan case.
Reviewer menilai, “Xiaomi Pad Mini jelas bukan tablet untuk semua orang, tapi fleksibel, ringan, dan nyaman dibawa ke mana-mana.”
Sementara kehadirannya di Indonesia masih abu-abu, padahal peluncuran global telah dilakukan sejak September tahun lalu.
Kesimpulannya, Xiaomi Pad Mini adalah tablet mini dengan performa flagship, ideal untuk pengguna yang mencari perangkat kompak untuk produktivitas ringan dan hiburan, tapi bukan untuk multitasking berat.
Pertanyaanya, apakah Xiaomi Indonesia akan membawanya? Waktu yang akan menjawab.***

Share this article
Xiaomi Pad Mini hadir dengan layar 8,8 inci 3K 165Hz, performa flagship, desain ringkas, dukungan stylus, dan dua port USB-C. Cocok untuk hiburan dan kerja ringan, namun harganya tergolong mahal.