AYOJAKARTA.COM - Laptop Windows dengan prosesor Snapdragon X Series kini sudah dua tahun tersedia di pasaran.
Qualcomm berhasil membuktikan bahwa teknologi mereka mampu bersaing dengan laptop Windows 11 lainnya.
Deddy Irvan, tech reviewer dari saluran YouTube Jagat Review memberikan ulasan mendalam mengenai perkembangan pesat ini.
Menurutnya, dalam waktu singkat Snapdragon telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa.
Salah satu bukti kemajuannya adalah ketersediaan aplikasi native. Saat ini, sudah ada lebih dari 1.800 aplikasi native ARM yang tersedia untuk laptop Snapdragon.
Jumlah ini melonjak enam kali lipat jika dibandingkan saat awal peluncurannya pada tahun 2024.
Selain itu, terdapat 7.000 aplikasi non-native yang sudah divalidasi oleh Qualcomm agar bisa berjalan stabil.
Deddy Irvan menegaskan, "Jangan terlalu banyak dengarin masalah-masalah lama aja ya, update-lah dengan kenyataan masa kini".
Kinerja aplikasi produktivitas berat juga semakin optimal. Adobe Premiere Pro versi 2026 kini sudah memiliki versi native ARM.
Dalam pengujian menggunakan Asus Zenbook A14 (2026) dengan prosesor Snapdragon X2 Elite, ekspor video menjadi lebih cepat.
Video berdurasi 5 menit dapat diekspor hanya dalam waktu 2 menit 47 detik.
Hal ini membuktikan bahwa performa native ARM memberikan efisiensi yang lebih baik.
Aplikasi teknis lainnya seperti AutoCAD 2027 juga dapat berjalan lancar melalui mode emulasi.
Meskipun belum native, pergerakan objek di viewport terasa mulus tanpa hambatan.
Masalah lama pada aplikasi Google Drive for Desktop pun sudah teratasi sepenuhnya.
Sekarang, aplikasi tersebut sudah tersedia dalam versi native ARM dan sinkronisasi file berjalan tanpa kendala.
Bagi kalangan akademisi, aplikasi IBM SPSS dan ArcGIS Pro kini sudah kompatibel.
Meskipun berjalan dalam mode emulasi, kedua aplikasi ini telah divalidasi oleh Qualcomm untuk berfungsi normal.
Pengujian pada ArcGIS Pro menunjukkan gerakan peta yang mulus tanpa gejala patah-patah.
Untuk kebutuhan masa depan, performa AI offline pada Snapdragon X2 Elite juga meningkat drastis.
Aplikasi berat seperti LM Studio dapat dijalankan dengan kencang menggunakan GPU.
Deddy Irvan menyatakan, "Qualcomm berhasil membuktikan kalau laptop Snapdragon X series mereka punya kemampuan yang enggak kalah dengan laptop Windows 11 lainnya".
Daya tahan baterai tetap menjadi keunggulan yang sulit ditandingi. Laptop Snapdragon terbaru mampu bertahan hampir 23 jam dalam pengujian penggunaan.
Meskipun performa prosesor dan GPU meningkat, konsumsi dayanya tetap sangat irit.
Di tahun 2026, laptop Snapdragon telah menjadi pilihan yang sangat menarik untuk perangkat andalan sehari-hari.***
Share this article
Dua tahun beredar, ekosistem laptop Snapdragon X Series kian matang di 2026. Uji Jagat Review catat aplikasi native naik 6 kali lipat, andal libas Premiere dan AutoCAD, serta baterai awet 23 jam.