AYOJAKARTA.COM -– Menko Polhukam Mahfud MD geram kepada salah satu portal media yang memberitakan hoaks soal dirinya.
Kemarahan Mahfud MD terhadap portal media online tersebut kemudian ia lampiaskan melalui akun pribadinya di Twitter @mohmahfudmd pada Sabtu (13/5/2023).
Dalam cuitannya, Mahfud MD mengaku keberatan dengan berita bohong atau hoaks yang dituliskan oleh salah satu portal media online.
Dimana isi yang disampaikan dalam berita tersebut mengatakan jika Mahfud MD memberikan pernyataan soal kasus penyerobotan tanah oleh mantan Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mei.
Mahfud MD menegaskan jika dirinya tidak pernah sama sekali memberikan pernyataan atau bicara apapun soal kasus tersebut.
Tak hanya itu, Mahfud MD juga menyebut jika portal media online tersebut telah membuat berita bohong atau hoax tentang dirinya.
“Berita dari di*** ini bohong alias hoax,” tulis Mahfud MD dalam cuitannya.
“Sy tak tahu dan tak prnh bcr apapun ttg penyerobotan tanah oleh ex walikota Singkawang Tjhai Chui Mei,” lanjutnya lagi.
Selain itu, dengan tegas Mahfud MD mengatakan jika portal media online tersebut telah melanggar norma.
Baca Juga: Mahfud MD Tanggapi Dugaan Anak Menteri Monopoli Bisnis di Lapas: Saya Nggak Perlu Turun Tangan!
“Media ini melanggar norma krn tak menyebut, kapan dan dimana sy bcr kss “penyerobotan” tsb,” cuit Mahfud MD lagi.
Menko Polhukam Mahfud MD juga menyertakan link portal media online yang dinilai telah membuat berita hoaks tentang dirinya tersebut.
Namun diketahui, unggahan berita tersebut saat ini sudah di take down oleh pihak media yang terkait.
Kemarahan Mahfud MD soal berita hoaks tentang dirinya tersebut kemudian mendapat beragam atensi dari warganet Twitter.
Baca Juga: Heboh Dugaan Monopoli Bisnis Anak Menteri di Lapas, Mahfud MD: Itu Kan Masalah Sederhana
“Tidak dilaporkan ke polisi pak? Kok malah curhat di Twitter,” tulis @Cupang***ah7.
“Kalo hoax, ditindak dong, Pak. Kasih contoh kpd org banyak,” tulis @PartBur***Galak.
Komentar senada juga dituliskan @Ag***g_wiyo, “Ya ditertibkan media2 kaya gini prof…,, disadari atau ndak, media sudah menjadi bagian penting pembentuk karakter publik.”
“Sikat aja media2 cap kecoak yg kadang suka bikin misleading,” ungakap warganet lain.***(Dyah Arum Ratri)

Share this article
Menko Polhukam Mahfud MD geram kepada salah satu portal media yang memberitakan hoaks soal dirinya, ada apa?