AYOJAKARTA.COM - Dugaan keterlibatan putra Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dalam monopoli bisnis di dalam rutan sedang banyak diperbincangkan beberapa waktu belakangan ini.
Meskipun telah dibantah oleh Yasonna Laoly terkait keterlibatan Yamitema Laoly, namun publik menolak untuk mempercayai pernyataan tersebut.
Kendati demikian, saat ini sorotan publik tidak hanya tertuju pada Yasonna Laoly, akan tetapi pada sosok Menko Polhukam Mahfud MD.
Baca Juga: Bengkel Hen's Motor Sports di Jawa Barat Dapat Rating Jelek, Netizen: Mahal, Malah Nambah Parah!
Hal ini dikarenakan cuitan dari salah satu akun Twitter yang kerap kali menyoroti aksi tak terpuji dari para pejabat yakni @PartaiSocmed (4/5/2023).
Dalam sebuah cuitannya ia menyinggung soal sosok bapak yang diduga adalah Menko Polhukam Mahfud MD, sebab dalam kolom komentar banyak yang menyebutkan namanya.
"Banyak yg tanya kenapa bapak itu garcep soal isu di Kemenkeu tapi diam saja terhadap isu di Kemenkumham.
Begini pendapat kami, isu di Kemenkeu itu baik utk menaikkan popularitas di tahun politik tapi isu di Kemenkumham tidak baik bagi utk peluang pencawapresan,"tulis akun @PartaiSocmed (3/5/2023).
Hingga akhirnya pada sebuah kesempatan saat ditemui awak media di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kabupaten Sleman, DIY (4/5/2023), ia memberikan komentar terkait gaduh permasalahan tersebut.
Mahfud mengatakan jika permasalahan tersebut dapat diselesaikan di tingkat eselon 1.
Selain itu menurut pendapatnya hal yang kini menjadi pergunjingan masyarakat adalah masalah sederhana yang sudah ada mekanisme dalam penyelesaiannya.
"Saya enggak yang harus turun tangan yang begitu, bisa diselesaikan di tingkat teknis eselon 1," kata Mahfud dikutip dari laman rejogja.republika.co.id (4/5/2023).
"Itu sudah ada mekanisme dijalankan, itu kan masalah sederhana," lanjutnya.
Lebih lanjut Mahfud mengatakan bahwa artis yang mengatakan ada keterlibatan anak menteri dalam monopoli bisnis di lapas tidak menyebutkan bahwa sosok tersebut adalah putra Yasonna Laoly.
"Kan memang nyebutnya putra seorang menteri, bukan putra Menkumham, jadi kita enggak tau menterinya siapa yang (melakukan monopoli) bisnis itu," ujar Mahfud.
Hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut dari Menkumham Yasonna Laoly terkait ramainya isu yang berkembang bahwa putranya terlibat dalam bisnis dalam rutan tersebut.
Namun dalam sebuah wawancara Yasonna sempat mengatakan bantahannya bahwa isu yang kini sedang berkembang merupakan kebohongan.***

Share this article
Meskipun telah dibantah oleh Yasonna Laoly terkait keterlibatan Yamitema Laoly, namun publik menolak untuk mempercayai pernyataan tersebut.