AYOJAKARTA.COM - Sejak 18 Agustus 2022 lalu, Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan tujuh pecahan uang rupiah kertas Tahun Emisi 2022.
Uang Tahun Emisi 2022 tersebut terdiri atas pecahan Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5 ribu, Rp 2 ribu dan Rp seribu.
Uang Tahun Emisi 2022 ini tetap mempertahankan gambar utama pahlawan nasional pada bagian depan serta tema kebudayaan Indonesia (gambar tarian, pemandangan alam, dan flora) pada bagian belakang sebagaimana Uang TE 2016.
Namun beredarnya Uang Tahun Emisi 2022 ternyata banyak dikeluhkan oleh masyarakat.
Baca Juga: Ini Arti Cemamod dan Cemarang, Bahasa Gaul yang Viral di TikTok
Hal ini karena antara pecahan yang satu dan yang lainnya dianggap mirip jika dilihat sekilas.
Seperti yang terjadi pada pecahan Rp 50 ribu dan Rp 2 ribu yang jika dilihat sekilas dan tak teliti tampak serupa atau mirip.
Tak jarang banyak oknum yang menggunakan hal ini untuk menipu atau melakukan tindakan yang kurang terpuji.
Seperti yang dialami oleh seorang pedagang bensin eceran baru-baru ini.
Baca Juga: Ternyata Ini Arti Cemamod yang Viral di TikTok, Udah Tahu Belum?
Dikutip ayojakarta.com dari Instagram @kepoin_trending pada Rabu (3/5/2023) mengunggah video curhatan pedagang bensin eceran yang salah membedakan uang Rp 2 ribu dan Rp 50 ribu.
Alhasil, ia pun merugi dan menyayangkan peristiwa tersebut.
"Apa cuman saya yang menangis dengan uang Rp 2 ribu yang sekarang?" curhat si pedagang.
Ia pun meminta tolong pada pihak yang berwenang mencetak uang agar mempertimbangkan lagi uang Rp 2 ribu tersebut.
Baca Juga: Viral Aksi Heroik Tim PKJR Sigap Ganjal Ban Bus yang Alami Rem Blong Saat Lewat Sitinjau Lauik
Pasalnya ia yang masih muda saja bisa salah lihat apalagi orang yang penglihatannya kurang tajam seperti kakek-kakek misalnya.
"Tolonglah yang nyetak uang Rp 2 ribu dipikirkan lagi, gimana kalau misalnya matanya yang burem, orang kakek tua yang jualan," pintanya.
Ia pun bercerita bahwa semalam ada orang yang membeli bensin menggunakan uang Rp 2 ribu tersebut dengan cara dilipat.
Karena dikira uang Rp 50 ribu, si pedagang pun justru memberikan uang kembalian Rp 35 ribu pada pembeli tersebut.
"Ini saya aja yang muda, tadi malem ada yang beli bensin uangnya pakai uang ini (Rp 2 ribu) saya kira uangnya Rp 50 ribu, tidak saya lihat lagi karena uangnya dilipat seperti ini," tambahnya.
"Saya kira uangnya Rp 50 ribu dan saya kembaliin uangnya Rp 35 ribu lagi karena saya mengecer bensin ya. Mana lagi sekarang bensin ngga bisa pakai jerigen pertalite Ya Allah mana harga bensin sekarang meledak," ungkapnya dengan nada kesal.
"Tolonglah ini dipertimbangkan lagi, bikin uang Rp 2 ribu ini, kasihan yang rabun mata," pungkasnya.
Postingan inipun kemudian dibanjiri komentar netizen seperti berikut.
"Itulah pentingnya kalau nerima uang harus di buka uangnya, selain agar kita tau nominal nya, kita juga tau kondisinya apakah robek atau bolong, semoga bisa jadi pembelajaran buat kita," nasihat akun @ainichya.
"Makanya aq juga rada ngeluh uang 2000 sama 50 hampir sama," komentar akun @erwan.dian.
"Kirain gw doang, kadang liat dompet masih kaget sendiri ko 50rb an nambah. Pas ditarik ternyata 2000," tulis akun @gaish041195.***

Share this article
Seorang pedagang bensin eceran curhat sedih karena salah membedakan uang Rp 2 ribu dengan Rp 50 ribu.