AYOJAKARTA.COM - Tragedi Ranca Upas yang disebabkan acara motor trail di Ciwidey, Bandung, Jawa Barat ramai dibicarakan.
Seperti diketahui Ranca Upas menjadi tempat untuk acara motor trail yang berakhir rusuh hingga membuat petani bunga mengamuk.
Pasalnya, tragedi motor trail di Ranca Upas ini menyebabkan kebun bunga langka rusak.
Video amukan petani bunga pun viral karena Ranca Upas menjadi rusak akibat acara motor trail tersebut.
Berikut sejumlah fakta yang dirangkum AyoJakarta.com dari berbagai sumber pada Kamis (9/3/2023):
1. Kronologi
Event motor trail di Ranca Upas digelar di Cai Ranca Upas pada Minggu (5/3/2023).
Acara dimulai dari pukul 10.00-17.00 WIB dengan off road motor trail.
Masing-masing peserta diminta membayar tiket pendaftaran Rp 200 ribu.
Meski sudah membayar, acara tidak berjalan lancar sehingga memancing kekesalan peserta motor trail.
Akhirnya peserta membakar tiga motor bekas yang akan dijadikan hadiah.
Bahkan peserta tidak disediakan makanan dan minuman padahal sudah membayar biaya pendaftaran.
2. 4 Hektare Kebun Rusak
Acara motor ini menyebabkan 3-4 hektare kebun bunga langka hancur tak bersisa.
Sosok pria bernama Supriatna mengamuk dalam sebuah video yang kemudian viral.
Ia berharap kejadian ini bisa jadi pelajaran agar tidak ada event lain yang merusak lingkungan.
3. Kebun Bunga Langka
Kebun bunga langka yang dimaksud adalah bunga Edelweis di Ranca Upas.
Bunga Edelweis ini bisa dibilang cukup langka, bahkan di Indonesia hanya ada di dua tempat yaitu Ranca Upas dan Danau Ciharus.
"Yaitu Ranca Upas dan Danau Ciharus,” ujar Supriatna dalam video di Twitter @heraloebss dikutip AyoJakarta.com pada Kamis (9/3/2023).
Baca Juga: Dari Motor Trail Hingga Helikopter Dikerahkan untuk Kirim Bantuan Korban Gempa Cianjur
4. Kecewa pada Perhutani
Sosok Supriatna juga mengaku kecewa pada pihak Perhutani yang memberikan izin untuk menyelenggarakan acara motor ini.
Terlebih menyebabkan kebun bunga edelweis rusak tak bersisa.
"Untuk panitia yang menyelenggarakan event motor trail di Ranca Upas dan khususnya untuk orang Perhutani," ujarnya.
"Yang memberikan izin terkait acara tersebut, lihat ini dampaknya. Hancur!" tambah Supriatna dalam video yang sama di Twitter @heraloebss dikutip AyoJakarta.com pada Kamis (9/3/2023).
Baca Juga: Pilih Mana? Harga Motor Trail Yamaha WR 155 dan Viar Cross X 150 Selisih Rp20 Juta!
5. Bupati Bandung Angkat Bicara
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku geram dengan kejadian event trail yang sampai menyebabkan rusaknya lahan di kawasan Ranca Upas.
"Terkait video yang ramai beredar di sosial media tentang Event "Rancaupas Camping adventure explore 2023" di Rancaupas yang merusak alam dan hutan, tentunya saya sangat menyayangkan dan mengecam keras kejadian ini," kata Dadang Supriatna.
"Ku urang dimumule leuweung teh, ku aranjeun dirusak (Oleh kami dirawat, oleh kalian dirusak)," ujarnya dikutip ayojakarta.com dari Instagram @dadangsupriatna pada Kamis (9/3/2023).
Ia juga meminta panitia acara dan pihak yang mendukung agar bertanggung jawab.***

Share this article
Berikut ini lima fakta tragedi Ranca Upas yang disebabkan oleh rusuhnya acara motor trail hingga viral.