AYOJAKARTA.COM - Viral di media sosial seorang anak laki-laki yang dinilai sangat berbakti kepada ibunya menjadi sorotan publik.
Kisah anak laki-laki bernama Tiko ini membuat haru lantaran perjuangan merawat ibunya yang mengalami gangguan jiwa hampir 12 tahun.
Terlebih lagi Tiko merawat ibunya dengan sabar sejak usianya baru saja 11 tahun, sehingga terpaksa ia putus sekolah.
Baca Juga: Jakarta Diguyur Hujan Sejak Siang, Halte TransJakarta Hingga Stasiun Kereta Padat
Dikutip Ayojakarta.com melalui unggahan akun Instagram @undercover.id, berikut 9 fakta pilu Tiko yang merawat ibunya selama 12 tahun seorang diri.
1. Orangtuanya cerai dan ditinggal ayahnya tahun 2011
Tiko membagikan kisahnya, pengorbanannya merawat sang ibu bermula ketika orang tuanya cerai. Ia ditinggalkan oleh ayahnya sejak 2011 yang pergi ke Madiun.
"Cerai itu, langsung pulang ke Madiun, itu nemuin anak-anaknya. Berarti kemungkinan mamah istri kedua," ungkap Tiko.
Sejak itu, Tiko tidak hidup bersama ibunya, Eny tanpa dijenguk sekalipun oleh ayahnya.
"Enggak, sama sekali gak pernah, yaudah pergi gitu aja," kata Tiko.
2. Merawat Ibunya dengan sabar selama 12 tahun
Hingga kini, Tiko masih sabar merawat ibunya yang mengalami gangguan jiwa.
Terhitung sejak 2010, Tiko sudah 12 tahun merawat ibunya dengan tulus bahkan ia tidak mau meninggalkan ibunya meski untuk berobat.
Tiko bertekad akan terus menemani dan merawat ibunya sambil menjalani pengobatan untuk kesembuhannya.
Baca Juga: Mahfud MD Ngamuk ke Rizal Ramli di Twitter, Sebut Mantan Menteri Itu Makin Ngawur dan Bodoh
"Kalau berobat jalan, atau dipanggil ahlinya ke rumah, ya saya ga masalah, selama saya dampingin. Tapi kalau lepas saya ga mau," ujar Tiko.
"Iya kemungkinan, entah dari mental kejiwaannya," sambungnya menyampaikan memang Ibu Eny tengah mengalami gangguan kejiwaan.
3. Hidup hanya mengandalkan air hujan dan tanpa listrik
Ternyata, Tiko selama ini merawat ibunya di rumah yang tidak tersedia listrik dan hanya mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari mereka.
"Air dari air hujan, atau di sebelah ada bengkel, ada pompa, jadi paling nimba air," ungkap Tiko.
Baca Juga: Ini Alasan Mahfud MD Ngamuk ke Rizal Ramli: Sorry Deh, Yang Berani Lawan dia Pak JK dan Saya
"Iya, kalau air bersih paling bor air karena listrik ga ada," tambahnya.
4. Ibunya mulai berubah sikap sejak ditinggal ayahnya
Laki-laki kelahiran 1999 ini menceritakan kisahnya bahwa sejak ditinggal Ayahnya, Ibunya alami perubahan sikap.
Bahkan kerap kali ibunya melarangnya untuk membersihkan rumah, sehingga kondisinya kini memprihatinkan.
"Sejak tahun berapa kondisi rumah seperti ini?" tanya Bang Satrio.
"Kalau ga salah 2010 udah mulai perlahan, ga langsung. Jadi mulai dari listrik dicabut pertama, air, terus gas alam sampai akhirnya tanaman-tanaman seperti ini tidak terurus," ujar Tiko.
Baca Juga: Geger! Putri Candrawathi Pingsan Dipermalukan Disebut Tukang Zinah oleh ART Sartini, Cek Faktanya
Tiko menjelaskan bahwa Ibunya sudah tidak bertemu orang lain karena gangguan kejiwaan yang dialaminya.
"Mamah udah ga bisa ketemu orang lain. Mamah anggap orang lain itu musuh, entah karena depresinya entah karena problem masa lalunya," ujar Tiko.
5. Menjual perabotan rumah untuk bertahan hidup
Demi melanjutkan hidup bersama ibunya, Tiko juga diketahui sempat menjual perabotan rumah.
Kondisi rumahnya kini sudah hampir kosong, hanya tersisa beberapa benda juga yang sudah tidak layak pakai.
Baca Juga: Detik-detik Rombongan Ketua Majelis Hakim Periksa TKP Eksekusi Brigadir Yosua
6. Pernah berjualan telur gulung dan sekarang jadi satpam kompleks
Selain itu, perjuangan Tiko bahkan sampai rela berjualan telur gulung demi menghidupi ibunya.
Kini Tiko diketahui bekerja sebagai satpam kompleks.
7. Keluarga kaya raya
Sejatinya, Tiko terlahir dari keluarga yang finansialnya bagus atau dari kalangan keluarga mampu secara ekonomi.
Rumah yang ia tinggali hingga kini memang terlihat mewah, namun sudah tidak terawat.
"Mewah emang dibilang mewah pada zamannya, kalau sekarang ga keurus," tutur Tiko.
Tiko sempat mengungkapkan bahwa orang tua mereka dulunya bekerja sebagai Rekanan Departemen Keuangan.
"Rekanan Departemen Keuangan. Papa Mamah semua satu jabatan, satu kantor, satu divisi," ujar Tiko.
Baca Juga: Tak Mau Dijodohkan dengan Sosok Ini, Dedi Mulyadi Takut Terbayang-Bayang Masa Lalu?
Bahkan, keluarga Tiko memiliki pembantu dan ayahnya juga disediakan supir oleh kantornya.
"Di rumah itu dulu selalu ada pembantu. Dan papah itu emang ada supir dari kantor," jelas Tiko.
8. Putus sekolah sejak SMP kelas 2
Tiko terpaksa putus sekolah saat menginjak bangku SMP kelas 2.
Setelah itu dia hanya fokus menghidupi dan merawat ibunya.
9. Menyisihkan uang setiap bulan untuk keperluan ibunya
Tiko sangat berbakti kepada ibunya, dengan kasih sayangnya, ia juga sengaja menyisihkan uang setiap bulan untuk keperluan ibunya.
Sejauh ini, Ibu Tiko sudah dievakuasi dan dipindahkan ke Rumah Sakit Jiwa untuk menjalani perawatan demi kesembuhannya.***

Share this article
Kisah anak laki-laki bernama Tiko ini membuat haru lantaran perjuangan merawat ibunya yang mengalami gangguan jiwa hampir 12 tahun.