AYOJAKARTA.COM - Berita mengenaskan datang dari seorang bocah berusia lima tahun di Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.
Bocah lima tahun tersebut tewas usai digigit anjing rabies yang diketahui merupakan hewan peliharaannya.
Sebelum meninggal, bocah lima tahun yang kena gigitan anjing tersebut sempat dibawa ke rumah sakit.
Bocah tersebut juga sempat mendapatkan perawatan meski akhirnya takdir berkata lain.
Baca Juga: Disegani Banyak Orang! Ini 6 Tanda Orang Berwibawa dan Berkharisma, Apakah Kamu Termasuk?
Dari video yang diunggah Twitter @kegblgnunfaedah dan dikutip ayojakarta.com pada Sabtu (17/6/2023), memperlihatkan kondisi bocah lima tahun tersebut ketika berada di rumah sakit.
Anak perempuan itu nampak kejang-kejang dan takut ketika diberi air.
Sebagai informasi, penyakit rabies akibat gigitan anjing dapat membuat pasiennya hydrofobia atau takut air.
Hal tersebut terjadi akibat virus rabies yang menyerang saraf hingga terjadi gangguan atau bahkan kelumpuhan pada otot-otot.
Ada beberapa cara penanganan luka akibat gigitan hewan penularan rabies pada manusia, rekomendasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang dikutip ayojakarta.com dari Twitter @YunATasta, Sabtu (17/6/2023), yaitu sebagai berikut:
Baca Juga: Viral Sosok Finalis Miss Indonesia Jadi Ibu-Ibu Berdaster, Ini Profil Singkat Lita Hendratno
1. Cuci luka gigitan secepatnya dengan sabun atau deterjen pada air mengalir selama 15 menit, lalu diberi antiseptik seperti obat merah dan sejenisnya.
2. Segera pergi ke Rabies Center (Puskesmas atau Rumah Sakit) untuk dilakukan kembali pencucian luka dan mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) atau VAR dan Serum Anti Rabies (SAR) sesuai indikasi.
3. Berikan Serum Anti Rabies (SAR) sesuai indikasi pengananan luka gigitan sesegera mungkin setelah terpapar hewan rabies, efektif dapat mencegah timbulnya gejala dan kematian.
Hewan penular rabies yang dapat mengigit manusia juga harus segera ditangani.
Hewan penular rabies tersebut perlu ditangkap dan diserahkan atau dilaporkan kepada petugas kesehatan hewan setempat untuk diobservasi atau diamati selama 14 hari.***

Share this article
Bocah lima tahun di Buleleng Bali tewas setelah digigit anjing rabies, begini penanganan luka gigitan hewan rabies.