Peh Cun, Tradisi Unik Warga Tionghoa di Cirebon yang Masih Lestari

Bacang (tengah) dan Kwecang (paling kanan) yang disajikan dalam tradisi Peh Cun atau Bacangan

Bacang (tengah) dan Kwecang (paling kanan) yang disajikan dalam tradisi Peh Cun atau Bacangan

CIREBON, AYOJAKARTA.COM -- Tanpa festival mendayung perahu, tradisi makan bacang masih setia dilakukan warga Tionghoa di Cirebon kala Peh Cun. Bungkus bacang bersisi 4 mengandung makna filosofis.

Tumpukan bacang tersaji di atas meja altar sembahyang, ditemani kwecang  dan pisang rebus. Api lilin masih menyala dan beberapa batang hio masih menguarkan asap.

Ritual doa bagi leluhur baru saja usai dilakukan. Bacang dan kwecang pun siap disantap dan dinikmati.

"Makan bacang setiap tanggal 5 bulan 5 dalam penanggalan Imlek merupakan tradisi warga Tionghoa. Ini bagian dari tradisi Peh Cub atau disebut juga tradisi Bacangan," terang warga yang juga pemerhati budaya Tionghoa, Indrawati, Kamis (25/6/2020).

Selain sembahyang mendoakan leluhur, hal paling ikonik dalam Peh Cun atau Bacangan adalah menyajikan dan menyantap bacang maupun kwecang.

Sebenarnya, ada pula kebiasaan lain yang sedianya dilakukan pada Peh Cun berupa lomba mendayung perahu naga. Peh Cun sendiri berarti mendayung perahu.

Namun, khusus di Cirebon, tradisi itu sudah lama tak lagi dilakukan. Dulu, sebelum era Orde Baru atau sekitar 1958, festival perahu naga dilaksanakan di Pelabuhan Cirebon.

"Tapi, saat Orde Baru berkuasa, tradisi itu tidak boleh diadakan," ungkapnya.

AYO BACA : Wisata Alam Kembali Dibuka, Ini Pesan Wisnhutama untuk Pengelola Pariwisata

Padahal, tak sedikit warga Tionghoa Cirebon yang memiliki perahu untuk mengikuti festival Peh Cun. Ketika selama puluhan tahun Orde Baru melarang gelaran festival ini, para pemilik perahu pun tak lagi menaruh minat pada perahunya.

Lama kelamaan, perahu pun rusak karena tak dimanfaatkan. Akhirnya, festival mendayung perahu pun hilang sama sekali, walau era reformasi kemudian datang sampai kini.

"Makanya, sampai sekarang hanya menyajikan dan menyantap bacang serta kwecang yang masih dijalankan warga Tionghoa," cetus wanita bernama Mandarin Gouw Yang Giok ini.

Baik bacang dan kwecang dibuat dari beras ketan yang dibungkus daun bambu. Bedanya, bacang terasa gurih, mirip leupeut/lepet, sedangkan kwecang terasa mendekati hambar.

Bacang berisikan daging cincang, salah satunya daging ayam, kacang tanah, biji teratai, jamur, sayuran. Sementara, kwecang yang bentuknya lebih kecil, biasanya disantap dengan dilumuri sirup gula merah.

"Kebetulan bacang yang saya sajikan adalah menu vegetarian, tidak ada daging di dalamnya, paling hanya biji teratai, kacang tanah, jamur, dan daging bohongan yang terbuat dari gluten. Orang tua saya vegetarian, sedangkan dalam tradisi ini harus menyajikan apa yang disukai orang tua," bebernya.

Namun begitu, daging sedianya merupakan unsur penting dalam bacang. Dia mengisahkan, konon, tradisi makan bacang diawali dari pilihan seorang pejabat di masa akhir Dinasti Zhou di Cina yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Pilihan itu diambil setelah dirinya diusir keluarga kaisar yang tak menyukainya, meski sang pejabat berbakat dan loyal pada negaranya. Pejabat itu bunuh diri dengan cara melompat ke sungai.

AYO BACA : 5 Wisata Alam yang Bisa Ditelusuri dengan Bersepeda

Menurut legenda, kejadian itu berlangsung pada tanggal 5 bulan 5. Rakyat yang kehilangan mencoba mencari jenazahnya.

Selama pencarian, agar ikan dan udang penghuni sungai tak mengganggu jenazah sang pejabat, rakyat melemparkan makanan yang dibungkus daun ke dalam sungai. Inilah yang kini dikenal sebagai bacang.

Sementara, nelayan yang pula mencari jenazah dengan memanfaatkan perahu, diyakini sebagai awal festival mendayung perahu (Peh Cun).

"Mengingat kami vegetarian, makanya daging diganti dengan gluten. Bentuknya dibuat mirip daging," cetus Indrawati.

Daun bambu yang membalut bacang dan kwecang bukan sekedar bungkusan. Balutannya harus membentuk empat sudut, yang setiap sudutnya bermakna filosofis.

Sudut pertama bermakna kerja keras, di mana setiap orang harus melakukannya bila ingin berhasil.

"Sudut kedua melambangkan rasa syukur, bahwa kita harus bersyukur atas semua yang diterima," tuturnya.

Sementara, sudut ketiga dan keempat masing-masing berisi peringatan bagi manusia untuk berbuat baik kepada siapapun dan merangkul semua kalangan.

Selain bacang dan kwecang, disajikan pula mie yang mengandung harapan agar setiap keturunan berumur panjang.

"Setelah menyantap bacang, kwecang, dan mie, minuman yang disajikan dianjurkan teh hijau sebagai peluruh lemak," ujarnya.

Sekalipun Peh Cun atau bacangan tak diperingati dalam suasana ingar bingar dan hanya dilakukan di rumah masing-masing warga Tionghoa, tradisi itu tak luntur hingga kini.(Erika Lia)

AYO BACA : Menakjubkan! Ini 5 Pesona Gunung Pelangi di Dunia

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Jakarta Pusat 04 Jun 2026, 19:22 WIB

Penyandang Disabilities Bisa Daftar, Sudin Nakertransgi Jakarta Pusat Buka 2.000 Lowongan Kerja 2026!

Sebanyak 2.000 lowongan kerja dari 37 perusahaan disediakan dalam Job Fair

Ekonomi 04 Jun 2026, 18:48 WIB

Rupiah Tembus Rp18.023, Begini Strategi Maybank Wealth Management Amankan Aset Nasabah

Rupiah tembus Rp18.023/USD dipicu inflasi Mei naik 0,28% & suku bunga AS tinggi. Hadapi krisis, Head Wealth Management Maybank Johan Kesuma Harsa sarankan nasabah lakukan diversifikasi investasi.

News 04 Jun 2026, 18:05 WIB

Infogresik Ajak Pelaku Kreatif Ubah Homeless Media Jadi Rumah Aspirasi Warga

Infogresik tegaskan Homeless Media wajib jadi rumah nyaman bagi publik. Simak strategi kelola konten lokal yang tepercaya di sini!

Gadget 04 Jun 2026, 15:53 WIB

Secanggih Apa Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Samsung Galaxy Z Fold 8? Simak Ulasannya

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 Ultra Juli 2026. HP tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), teknologi laser drilling agar layar rata tanpa lipatan, chip 2nm, RAM hingga 16GB, dan kamera 200MP.

Gadget 04 Jun 2026, 14:49 WIB

Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, Baterai Jumbo dan Layar Tanpa Lipatan

Samsung bersiap merilis Galaxy Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026. Ponsel lipat tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), layar tanpa bekas lipatan, chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kamera 200MP.

News 04 Jun 2026, 14:46 WIB

Suara Pengamat: ISMN Meet Up Surabaya 2026 Benteng Pertahanan Kreator Lokal

Pengamat puji ISMN Meet Up Surabaya 2026! Dinilai sukses jadi wadah strategis yang bikin ekosistem media sosial jadi jauh lebih sehat.

Metropolitan 04 Jun 2026, 14:16 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik PLN 5-6 Juni 2026, PAM JAYA: Terdapat 45 Wilayah Terdampak Suplai Air

Informasi penting terkait gangguan sementara pada suplai air di sejumlah wilayah Jakarta akibat pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang menjadi sumber pasokan energi bagi Instalasi Pengola

Viral 04 Jun 2026, 14:12 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Pesisir Muara Angke, 70 Personel UPS DLH DKI Lakukan Penanganan Secara Bertahap!

Tim gabungan dari berbagai unsur mulai melakukan aksi pembersihan besar-besaran terhadap tumpukan sampah yang membentuk daratan atau dikenal sebagai "pulau sampah" di pesisir Jakarta Utara.

News 04 Jun 2026, 13:39 WIB

Peringatan Keras Kemenhaj RI, Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper!

Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan peringatan keras kepada jemaah haji agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Indonesia.

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.