JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan tidak ada pelonggaran kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta. Pemberlakukan PSBB di DKI Jakarta berlaku hingga 4 Juni 2020. Namun, bukan berarti destinasi wisata Monumen Nasional (Monas) akan dibuka pada tanggal tersebut.
"Usai PSBB ini kan sampai tanggal 4 Juni, kita bukanya belum tentu 4 Juni," ujar Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Rati Haryani, kepada Republika.co.id, beberapa waktu lalu.
AYO BACA : Menuju 'The New Normal' Pariwisata, Candi Borobudur Siap Dibuka Awal Juni
Pengelola tempat wisata Monas masih menunggu informasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mereka khawatir, jika langsung dibuka pada 4 Juni, maka banyak orang akan mengunjungi Monas, padahal pandemi Covid-19 belum berakhir, selain itu Jakarta masuk dalam episentrum Covid-19.
Apabila nanti membuka kembali operasionalnya, pihak Monas akan menerapkan etika penanganan Covid-19 yang baik. Rati mengatakan pengunjung yang datang harus menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker. Jika ada pengunjung yang tidak memakai masker, maka tidak diperbolehkan masuk.
AYO BACA : Museum Taman Prasasti Seharusnya Tenang, Tempat untuk Bermenung
Pengelola Monas juga akan mengecek suhu tubuh pengunjung. Bagi pengunjung yang memiliki suhu tubuh tinggi di atas 37 derajat Celsius tidak diperbolehkan masuk.
Jumlah pengunjung pun dibatasi. Tujuannya, agar tidak penuh dengan keramaian. Paling tidak sekitar 5.000 hingga 7.000 orang per hari. Itu pun diatur jaraknya oleh petugas.
Saat ditutup selama pandemi, Monas tidak melakukan kegiatan apa pun secara daring. "Benar-benar tutup aja," ujarnya.
Monas menjadi salah satu tujuan wisata bagi para pendatang yang tengah berkunjung di Jakarta. Momentum libur Lebaran seperti saat ini sebenarnya menjadi puncak pengunjung memadati Monas.
Pada Lebaran tahun lalu, terdata 20 ribu wisatawan per hari mengunjungi Monas. Rita menyebut, biasanya pengunjung yang datang dari Jakarta membawa saudaranya dari daerah untuk berkunjung.
AYO BACA : Revitalisasi Kawasan Monas Utamakan Penghijauan dan Akses Pejalan Kaki ke Transportasi Umum

Share this article
Namun, bukan berarti destinasi wisata Monumen Nasional (Monas) akan dibuka pada tanggal tersebut.