CIKARANG PUSAT, AYOJAKARTA.COM – Peningkatan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi masih terus terjadi hingga kini. Tercatat, total 479 orang di wilayah ini terpapar virus corona.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah mengakui adanya peningkatan kasus tersebut. Asalnya beragam, ada yang memang kasus lokal, tapi tak sedikit juga imported case.
AYO BACA : 3 Hari Terakhir, Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi Bertambah 25 Kasus
“Beragam (asal peningkatan dari klaster mana). Lebih banyak mereka yang KTP Bekasi tapi tinggal di Jakarta,” kata dr Alamsyah saat dihubungi Ayobekasi.net, Kamis (6/8/2020).
“Selebihnya nyebar hasil pemeriksaan suspek di RS,” lanjut dia.
AYO BACA : Jamu atau Obat Herbal Tak Mampu Obati Covid-19
Informasi saja, berdasarkan data yang dirilis website pikokabsi.bekasikab.go.id, ada peningkatan kasus positif sebanyak 13 orang dibanding Rabu (5/8/2020). Dari total 479 kasus, 383 dinyatakan sembuh, 22 orang dirawat di rumah sakit, dan 42 menjalani isolasi mandiri.
“Memang lebih banyak OTG (orang tanpa gejala),” ujarnya.
Sementara untuk kasus suspek bertambah 22 orang hari ini menjadi 5590 dimana 108 di antaranya masih dalam pengawasan. Sedangkan kasus kontak erat juga bertambah 22 orang menjadi 2165 dimana 147 di antaranya dalam pemantauan.
Dilihat dari sebarannya, Kecamatan Tambun Selatan mencatatkan kasus paling tinggi sebanyak 26 orang, disusul Cibitung 10 orang, dan Babelan 8 orang.
AYO BACA : Sepekan Terakhir Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Sebesar 7,4%

Share this article
“Beragam (asal peningkatan dari klaster mana). Lebih banyak mereka yang KTP Bekasi tapi tinggal di Jakarta,” kata dr Alamsyah.