AYOJAKARTA.COM – Naas diduga akibat menagih utang, dua orang justru tewas dan jasad wanita dicor semen.
Dua jasad wanita tersebut ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Nusantara, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Di sisi lain terduga pelaku ditemukan dalam keadaan penuh darah dan terdapat luka sayatan di bagian tangan. Terduga pelaku sempat dilarikan ke RSUD Kota Bekasi namun pria tersebut tak bisa selamat.
Karena terduga pelaku sudah tewas dan belum sempat dimintai keterangan, maka polisi mencari informasi kepada para tetangganya demi mengetahui motif pembunuhan.
Polisi juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya baju, celana, sandal, dan juga casing handphone milik korban.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (1/3/2023), kedua korban berinisial H dan Y dan terduga pelaku memiliki inisial P.
Ketua RT setempat, Purwadarwanto menceritakan bahwa pada Senin (27/2/2023) malam, baik dari keluarga terduga pelaku dan korban mendatanginya untuk meminta izin mendobrak rumah kontrakan P.
Dengan didampingi oleh polisi dan Ketua RT, 3 perwakilan dari keluarga korban dan 3 dari keluarga terduga pelaku, mereka memasuki rumah kontrakan tersebut.
“Pas waktu masuk pertama polisi langsung ke arah pintu kamar utama pas dibuka terlihat darah yang cukup banyak, dan dilihat sampingnya almarhum Pak P sudah tergeletak tidur di kasur lantai,” ungkap Ketua RT.
Saat pencarian, keluarga korban tidak menemukan sosok H dan Y di dalam rumah tersebut, namun mereka menaruh curiga pada gundukan cor-coran yang berada di bawah tangga.
Setelah menaruh curiga pada gundukan cor-coran tersebut, polisi segera mengamankan TKP. Semua orang diminta untuk keluar dari rumah itu dan kemudian polisi menghubungi Polsek dan Polres untuk meminta bantuan.
Namun setelah bantuan dari Polres datang, diputuskan bahwa pembongkaran dilakukan pada keesokan harinya.
Diketahuinya bahwa 2 korban ini berada di rumah kontrakan P bermula dari suami korban yang khawatir karena istrinya tidak kunjung pulang ke rumah pada hari Minggu (26/2/2023).
Setelah ditelusuri melalui GPS handphone korban diketahui bahwa korban sempat berada di sekitar TKP. Oleh karena itu pihak kepolisian mencari informasi dengan melihat CCTV di wilayah TKP.
Baca Juga: Saling Serang, Shane Lukas Ungkap Fakta Bahwa Mario Dandy Bisa Masuk Tol Tanpa Bayar, Benarkah?
Setelah ditemukan rekaman CCTV yang memperlihatkan kedua korban mengunjungi rumah kontrakan P maka suami korban serta polisi meminta izin kepada Ketua RT dan RW sekaligus keluarga P untuk mendobrak rumah tersebut.
“Kita cek dari CCTV lingkungan yang ada di area rumah tersebut, maka ditemukan minggu 26 Februari ada kegiatan atau penampakan jam 17.10 Pak P masuk dengan motor kemudian diikuti oleh ibu yang 2 orang boncengan 1 motor,” ungkap Ketua RT.***

Share this article
Ketua RT temukan dua jasad wanita dicor di sebuah rumah kontrakan di Bekasi. Simak selengkapnya penuturan Ketua RT di Bekasi