AYOJAKARTA.COM - Memasuki awal tahun 2025, Kementerian Sosial Republik Indonesia telah merencanakan penyaluran bantuan PKH dan BPNT tahap pertama.
Meski jadwal pencairan belum dipastikan secara spesifik apakah di bulan Januari atau Februari, pemerintah menegaskan bahwa pencairan akan dilakukan di awal tahun 2025.
Berdasarkan data dari sistem SIKS-NG para pendamping sosial, status pencairan bantuan tahap akhir 2024 (Oktober-Desember) telah mencapai hampir 100%.
Dengan sekitar 99% penerima manfaat telah menerima bantuan mereka baik melalui PT Pos Indonesia maupun kartu KKS merah putih.
Dikutip dari kanal YouTube DIARY BANSOS, Senin (6/1/2025) kabar menggembirakan datang untuk masyarakat pengguna lsitrik, dimana pemerintah telah mengimplementasikan program bantuan diskon tarif listrik 50% yang berlaku sejak 1 Januari 2025 hingga akhir Februari 2025.
Program ini menyasar pengguna listrik dengan daya 450 VA hingga 2.200 VA, memberikan keringanan signifikan bagi masyarakat dalam pembiayaan listrik rumah tangga.
Bersamaan dengan itu, program baru lainnya yang akan dimulai pada 6 Januari 2025 adalah program makan bergizi gratis yang menyasar 33 juta siswa-siswa untuk periode Januari hingga Maret 2025.
Dengan alokasi biaya sekitar Rp10.000 per porsi meskipun nominalnya dapat bervariasi di setiap daerah.
Baca Juga: iPhone SE 4 Bakal Jadi Smartphone Apple Termurah dengan Spesifikasi Buas Tahun 2025
Pemerintah juga mengumumkan rencana penyaluran BLT BBM sebagai respons terhadap pembatasan subsidi BBM di tahun 2025.
Program ini akan menggunakan dua mekanisme penyaluran, yaitu subsidi komoditas dan bantuan langsung tunai.
Untuk penentuan penerima bantuan, pemerintah akan menggunakan DTSE yang merupakan gabungan dari berbagai sumber data.
Termasuk DTKS, Regsosek, data PLN, data Pertamina, dan sumber data lainnya yang dikelola oleh BPS.
Meski nominal bantuan BLT BBM 2025 belum diumumkan secara resmi, beredar spekulasi di masyarakat bahwa banuan akan berkisar antara Rp300.000 hingga Rp600.000.
Hal ini mengacu pada nominal program serupa yang pernah dilaksanakan sebelumnya.
Namun, pemerintah masih belum mengkonfirmasi besaran pasti dan kriteria penerima bantuan, termasuk apakah penerima PKH dan BPNT akan otomatis menjadi penerima BLT BBM.
Baca Juga: Kuota SNBP 2025 Telah Diumumkan Kemendikbud, Begini Cara Mudah Cek Kuota Sekolah
Saat ini, proses finalisasi data penerima bantuan masih terus dilakukan melalui verifikasi kelayakan oleh pemerintah daerah.
Sambil menunggu terbitnya Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSE) yang akan menjadi acuan utama penyaluran bantuan.***
Share this article
Ada tiga bantuan sosial yang siap cair di Januari 2025, apa saja ya? KPM segera simak infonya di sini.