AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka peluang yang lebih luas bagi para alumni Pendidikan Kader Mubalig ( PKM ) untuk berkontribusi dalam pembinaan umat di Ibu Kota.
Kesempatan tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat melepas wisudawan PKM Angkatan XXXII Tahun 2025 sekaligus pembukaan Studium General PKM Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (17/7).
Pramono mengatakan, para lulusan PKM diharapkan tidak berhenti pada proses pendidikan semata, tapi dapat mengambil peran nyata di tengah masyarakat melalui aktivitas dakwah di berbagai masjid yang dikelola Pemprov DKI Jakarta.
Selain itu, Pemprov DKI juga akan menjalin kolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta agar para mubalig memiliki lebih banyak ruang untuk mengabdikan ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan.

"Saya meyakini hal itu akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk berperan serta seluas-luasnya," ujar Pramono.
Pada kesempatan tersebut, Pramono juga mengungkapkan rencana Pemprov DKI untuk mencetak 1.000 mushaf Alquran edisi khusus dalam rangka menyambut peringatan lima abad Kota Jakarta pada 2027.
Sebanyak 500 mushaf akan disiapkan untuk kegiatan khataman Alquran, sedangkan 500 mushaf lainnya diperuntukkan bagi kegiatan tadarus yang akan melibatkan masyarakat secara luas.
"Nanti kami siapkan tempat khusus bagi siapa pun yang ingin mengikuti khataman untuk menandatangani dan sebagainya. Saya juga ingin ikut. Jadi ada 500 untuk khataman dan 500 untuk tadarusan," katanya.

Ia berharap para alumni PKM dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan yang akan digelar sebagai bagian dari perayaan lima abad Jakarta.
Ketua Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta, KH Jamaluddin M. Hasyim, menambahkan seluruh wisudawan telah menyelesaikan pendidikan selama delapan bulan dengan pembekalan dari para ulama, akademisi, dan praktisi di bidang dakwah.
Menurutnya, dukungan dari Pramono jadi motivasi bagi para alumni untuk terus mengembangkan peran mereka di tengah masyarakat.
"Alhamdulillah, Pak Gubernur membuka ruang bagi alumni-alumni kami untuk bisa berkiprah di Pemprov DKI Jakarta," ungkapnya.

Ia juga menegaskan, keluarga besar PKM siap mendukung berbagai program Pemprov DKI dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global.
"Kami juga ikut dalam kampanye penataan sampah di Jakarta untuk membantu program Gubernur melalui bidang dakwah dan pembinaan umat," tandasnya.***
Share this article
Pramono ingin lulusan PKM diharapkan tidak berhenti pada proses pendidikan semata, tapi dapat mengambil peran nyata di tengah masyarakat.