AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan terus mengikuti perkembangan Liga Aspal Menteng, sebuah kompetisi sepak bola jalanan yang digagas warga RW 08, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat.
Menurutnya, turnamen tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme anak-anak untuk berolahraga meski harus memanfaatkan ruang yang terbatas.
Pramono mengaku terkesan melihat semangat para peserta yang tetap bermain sepak bola di atas jalan beraspal.
Baginya, kompetisi tersebut bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk bersosialisasi, belajar sportivitas, dan menyalurkan bakat.

Diketahui, kompetisi tersebut dibuka untuk anak-anak usia tujuh tahun ke atas.
"Terus terang saya mengikuti Liga Aspal karena saya melihat adanya kegembiraan di anak-anak yang memanfaatkan itu," ujar Pramono.
Namun, menurut Pramono, aspal bukan tempat yang ideal untuk bermain sepak bola.
"Walaupun aspal bukan tempat untuk bermain sepak bola, tapi karena keterbatasan fasilitas di Jakarta dengan jumlah penduduk yang begitu banyak, 11 juta orang. Tempat sebenarnya itu tempat lahan milik KAI," ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia memastikan Pemprov DKI jakarta nantinya akan berupaya untuk menambah fasilotas olahraga.
Hal ini dilakukan agar anak-anak memiliki ruang yang lebih layak untuk berktivitas dan mengembangkan minat mereka.
"Pemerintah DKI Jakarta tetap berpikir untuk menyediakan fasilitas olahraga bagi anak-anak. Memang belum semuanya bisa dilakukan, tetapi sekarang beberapa fasilitas sudah mulai kami bangun kembali," jelasnya.***
Share this article
Pramono mengaku terkesan melihat semangat para peserta yang tetap bermain sepak bola di atas jalan beraspal.