TEBET, AYOJAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi melanjutkan penurunan dalam perdagangan Jumat, 22 Oktober 2021.
Pengamat pasar modal dari Grup MNC Edwin Sebayang menilai ada sejumlah faktor yang menekan pergerakan IHSG hari ini.
Salah satunya adalah harga nikel, timah, oil, dan CPO yang ikut merosot masing-masing turun sebesar -4.98%, -3.06%, -1.93% & -1.72% di tengah jatuhnya EIDO sebesar -1.01%.
"Selain itu berlanjutnya kenaikan yield obligasi AS sebesar 3.72% kelevel 1.696%, bahkan kenaikan yield obligasi AS super tajam dialami tenor 2 tahun, naik sebesar +20.67% ke level 0.4525%," sebut Edwin dalam riset hariannya.
"Melihat faktor negatif tersebut, maka IHSG berpotensi terkena lanjutan tekanan jual alias turun kembali dalam perdagangan Jumat ini," lanjut dia.
IHSG diperkirakan bergerak di rentang 6.578 - 6.673 hari ini, setelah pada perdagangan kemarin ditutup melemah 0,34% ke level 6.632.
Adapun saham-saham yang masih layak beli dan direkomendasikan hari ini adalah: BRPT (PT Barito Pacific Tbk), SRTG (PT Saratoga Sedaya Investama Tbk), EMTK (PT Elang Mahkota Teknologi Tbk), TLKM (PT Telkom Indonesia Tbk), BBNI (PT Bank Negara Indonesia Tbk), MAPA (PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk), CPIN (PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk), AKRA (PT AKR Corporindo Tbk), dan KLBF (PT Kalbe Farma Tbk).

Share this article
IHSG diperkirakan bergerak di rentang 6.578 - 6.673 hari ini, setelah pada perdagangan kemarin ditutup melemah 0,34% ke level 6.632.