JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Kemenangan Joe Biden dalam Pemilu AS berimbas pada penguatan nilai rupiah terhadap dollar AS pada awal pekan perdagangan. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada awal pekan ini menguat dibanding pada penutupan Jumat, pekan kemarin.
AYO BACA : Ini 6 Ruas Tol di Jabodetabek yang Akan Beroperasi November & Desember
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka menguat di level Rp 14.172 per dolar AS dibanding penutupan Jumat pekan kemarin yang berada di level Rp 14.210 per dolar AS.
AYO BACA : Antusiasme Warga Jadi Relawan Vaksin Covid-19 Sangat Besar
Penguatan itu berlanjut, terpantau pada pukul 09.10 WIB rupiah menguat dari pembukaan di level Rp 14.170 per dolar AS.
Menurut Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, penguatan ini imbas dari kemenangan Joe Biden dalam Pemilu AS.
Kemenangan itu membuat, indeks saham Asia terlihat menguat, indeks dolar AS terlihat tertekan, nilai tukar emerging market terlihat menguat terhadap dolar AS.
"Pasar berekspektasi kebijakan Biden akan lebih ramah terhadap negara-negara lainnya dibandingkan pendahulunya dan ini bisa membantu mendorong pertumbuhan ekonomi di negara emerging markets," ujar Ariston dalam riset hariannya, Senin (9/11/2020).
AYO BACA : PEN Klaster Perlindungan Sosial Akan Tercapai 100%
![Nilai tukar Rupiah menguat terhadap Dolar AS. [Suara.com/Muhaimin A Untung]](https://cdn.ayojakarta.com/fill/1200:675/medias/2025/08/20/dolar-as-naik.jpg)
Share this article
Kemenangan Joe Biden dalam Pemilus AS berimbas pada penguatan nilai rupiah terhadap dolar AS pada awal pekan perdagangan.