TEBET, AYOJAKARTA.COM - Ribuan karyawan yang bekerja di karaoke Inul Vizta Jakarta terpaksa kena Pemutusan Hubungan Kerja alias PHL. Itu lanatran manajemen tak mampu lagi menalangi gaji karyawan. Karaoke menjadi salah satu lokasi hiburan yang dilarang beroperasi saat pandemi.'
Pemilik Inul Vizta, Ainur Rokhimah alias Inul Daratista mengaku sudah merogoh kocek uang pribadi untuk menalangi gaji karyawan. Hanya saja, ia tak mampu mempertahankan sekira 2 ribu lebih karyawannya di Jakarta.
"Kalau bertahan sudah pasti lah saat ini lebih banyak nomboknya daripada untungnya. Karena kan saat ini kita nggak ada omzet atau profit apapun ya, jadi ya sebagian pakai uang sendiri untuk gaji karyawan," tuturnya.
AYO BACA : Kuartal III Minus 3,49%, Tanda Indonesia Jatuh ke Jurang Resesi
Jika diakumulasi, kata Inul, ia menutp hingga 30 tempat karaoke miliknya di Jakarta. Satu lokasi rata-rata memiliki 75 pekerja.
Inul mengaku, bisnis karaokenya saat pandemi sama sekali tak memiliki masukan.
Namun, kata dia, Inul mengaku lokais karaoke di bawah manajemennya di daerah luar Jakarta masih bisa bertahan. Itu lantaran di luar Jakarta, tempat hiburan karaoke masih diperbolehkan beroperasi.
AYO BACA : Ini Daftar Komposisi Guru Agama & Dosen Honorer Non-PNS Calon Penerima BLT via BPJS Ketenagakerjaan
Sebelumnya melalui unggahan di instagram, Inul Daratista pernah memberikan pengumuman sekaligus permintaan maaf karena terpaksa harus menutup sementara gerai karaoke miliknya. Kebijakan itu dilakukan untuk menekan tingkat penyebaran Virus Corona atau Covid-19.
Dalam unggahannya, pelantun "Buaya Buntung" ini mengatakan jika ia terpaksa harus menutup sekitar 60 gerai karaoke miliknya yang tersebar di seluruh Indonesia sejak bulan Maret lalu.
"Info buat teman-teman semua, klo @inulviztaofficial sementara tutup dulu ya. Demi mendukung pemerintah, dalam mengurangi penyebaran Covid-19. Untuk info lainnya, diupdate terus di @inulviztaofficial ya. Matur Suwuuun. Semoga kita semua sehat, dan senantiasa dalam lindungan Allah Swt," tulis Inul Daratista.
"Untuk outlet/cabang saya yang belum terdaftar di beberapa daerah lainnya info saya tunggu, mohon maaf yang sebesar-sebesarnya . Bismillah sehat semua ya," tulisnya lagi.

Share this article
Jika diakumulasi, kata Inul, ia menutp hingga 30 tempat karaoke miliknya di Jakarta. Satu lokasi rata-rata memiliki 75 pekerja.