JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kinerja impor Tiongkok ke Indonesia menurun drastis sepanjang Februari 2020. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai penurunan importasi Tiongkok ke Indonesia mencapai 1,9 miliar dolar AS.
AYO BACA : Virus Covid-19 Bisa Bertahan 37 Hari di Tubuh
“Penurunan impor yang paling dominan adalah impor dari Tiongkok pada Februari 2020 ini dibandingkan dengan Januari 2020 impor dari Tiongkok Mengalami penurunan sebesar 1,9 miliar dolar AS,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Yunita Rusanti dalam konferensi pers via teleconference di Jakarta, Senin (16/3/2020).
AYO BACA : Sekolah Diliburkan Pemda karena Corona, Apa Kata Mendikbud Nadiem?
Yunita menjelaskan penurunan impor tersebut terutama terjadi pada impor barang seperti mesin dan perlengkapan elektronik yang masuk dalam kategori barang HS 85.
“Selain itu juga penurunan impor ini juga terjadi pada sektor mesin dan peralatan mekanis. Lalu plastik dan barang dari plastik yang mengalami penurunan,” kata Yunita.
Tak hanya dari Tiongkok, penurunan kinerja impor juga dialami negara saudaranya yakni Hong Kong yang mengalami penurunan impor sebesar minus 1 miliar dolar AS, penurunan ini terutama terjadi pada barang impor jenis mesin dan perlengkapan elektrik, kain rajutan.
Korea Selatan juga mengalami penurunan impor sebesar 113,7 juta dolar AS antara lain produk impor yang turun kapal perahu terapung, kain rajutan dan bahan bakar mineral.
AYO BACA : Australia Tuduh Indonesia Under Reporting
Share this article
Kinerja impor Tiongkok ke Indonesia menurun drastis sepanjang Februari 2020. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai penurunan importasi Tiongkok ke Indonesia mencapai 1,9 miliar dolar AS.