AYOJAKARTA.COM – Setelah pelantikan presiden dan wakil presiden (wapres) terpilih pada 20 Oktober, pasti banyak keluarga penerima manfaat (KPM) yang bertanya-tanya, apakah bansos-bansos akan dilanjutkan?
Nah, di artikel kali ini akan membahas bantuan sosial (bansos) apa saja yang diprediksi akan dilanjutkan atau tidak di masa pemerintahan presiden yang baru.
Diketahui, pemerintah memberikan bansos-bansos ditujukan untuk masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi. Bantuan-bantuan tersebut diberikan oleh pemerintah dalam bentuk tunai maupun non-tunai.
Baca Juga: Ingin Cetak Kartu Ujian Tapi Malah Eror? Jangan Khawatir, Ini Tipsnya!
Contoh bansos yang diberikan oleh pemerintah saat ini adalah bansos PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai).
Menurut informasi, ada tiga bansos reguler yang akan dilanjutkan pada masa pemerintahan yang baru nanti.
“Nah di sini kita mencatat ada tiga program bantuan sosial reguler yang masih akan dilanjutkan setelah bapak Prabowo nanti dilantik. Yang pertama tentunya adalah bantuan PKH (program keluarga harapan), yang kedua adalah bantuan bpnt (bantuan pangan non tunai) atau program sembako yang ketiga adalah program Indonesia pintar atau pip ya” ucap kreator, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube DIARY BANSOS, pada Rabu, 16 Oktober 2024.
Lalu, bansos apa saja yang diprediksi akan dilanjutkan dan tidak di masa pemerintahan Prabowo dan Gibran Rakabuming?
Bansos Reguler yang Masih Dilanjutkan
Bansos reguler merupakan jenis bantuan yang setiap tahun dianggarkan oleh pemerintah. Proses penyalurannya biasanya melalui verifikasi dan validasi data penerima, untuk memastikan bahwa penerima masih memenuhi syarat.
Berikut adalah tiga bantuan sosial reguler yang dipastikan masih akan berlanjut setelah pergantian presiden:
Program Keluarga Harapan (PKH)
BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)
Program Indonesia Pintar (PIP)
Selain itu, beberapa bansos lain seperti bantuan permakanan untuk lansia dan disabilitas, serta bantuan atensi yatim piatu masih diusulkan untuk dilanjutkan.
Ada juga bantuan Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) yang diprediksi tetap berjalan sebagai bagian dari program pemberdayaan keluarga.
Namun, beberapa bantuan reguler seperti BLT Dana Desa dan program Kartu Prakerja masih dalam tahap peninjauan apakah akan dilanjutkan atau tidak di tahun 2025.
Baca Juga: Ini Dia Tips Cetak Kartu Ujian SKD CPNS 2024 yang Harus Diketahui Para Peserta Tes agar Tidak Salah!
Bantuan Sosial Non-Reguler yang Berakhir pada 2024
Ada beberapa bantuan non-reguler yang hanya diberikan dalam waktu tertentu dan diperkirakan akan berakhir pada akhir tahun 2024. Bantuan ini meliputi:
Bantuan Pangan Beras 10 kg.
Bantuan KRS (Keluarga Rawan Stunting)
Hingga saat ini, belum ada wacana untuk melanjutkan bantuan tersebut di tahun 2025.
Bantuan Daerah yang Tergantung APBD
Selain bantuan tersebut yang berasal dari pemerintah pusat, terdapat pula bantuan sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Seperti KJP (Kartu Jakarta Pintar) dan KLJ (Kartu Lansia Jakarta) di DKI Jakarta, serta PKH Plus di Jawa Timur. Kelanjutan dari bantuan-bantuan ini akan tergantung pada kebijakan masing-masing daerah.
Program Bantuan Baru di Era Kepemimpinan Prabowo dan Gibran
Di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang akan datang, ada wacana peluncuran dua program bantuan baru, yaitu makan siang gratis dan susu gratis.
Namun, terkait sasaran KPM dan mekanisme penyaluran bansos tersebut masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari pemerintah.
Nah, itulah informasi mengenai bansos-bansos yang akan dilanjutkan dan tidak.***

Share this article
Deretan bansos yang akan dilanjutkan di era pemerintahan Prabowo-Gibran usai pelantikan 20 Oktober 2024