AYOJAKARTA.COM -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan kedekatannya dengan para nasabah setianya melalui gelaran megah bertajuk BRI Imlek Prosperity 2026.
Acara yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, pada Jumat, 20 Februari 2026, ini bukan sekadar perayaan pergantian tahun dalam kalender Tionghoa, melainkan sebuah momentum strategis untuk mempererat sinergi bisnis dan personal.
Tahun 2026 sendiri dalam astrologi Tionghoa dikenal sebagai Tahun Kuda Api. Melalui perayaan ini, BRI mengapresiasi keberagaman tradisi sekaligus menyuntikkan semangat optimisme kepada para nasabah dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
Kemeriahan acara ini semakin terasa dengan kehadiran jajaran petinggi bank plat merah tersebut. Tampak hadir Komisaris Utama BRI Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, serta Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu R.K.
Tidak kurang dari 300 nasabah terpilih turut memadati ruangan, menciptakan suasana pertemuan yang hangat namun tetap eksklusif.
BRI merancang setiap detail acara dengan sentuhan budaya Tionghoa yang kental. Hal ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman yang berkesan (memorable experience) bagi para tamu undangan, sekaligus menunjukkan bahwa BRI adalah bank yang menghargai nilai-nilai luhur dan tradisi para nasabahnya.
Sebelum memasuki ruang utama, para tamu disambut dengan Foyer Experience yang memanjakan panca indera. Alunan musik tradisional guzheng yang menenangkan mengiringi langkah para nasabah saat mengeksplorasi berbagai aktivitas tematik yang tersedia.
Beberapa aktivitas menarik yang dihadirkan antara lain Kipas Lukis, Face Reader, Shio Card, Taste of Peranakan, dan Wheel of Fortune.
Dalam sambutannya, Direktur Utama BRI Hery Gunardi memberikan pandangan mendalam mengenai makna di balik Tahun Kuda Api. Menurutnya, elemen-elemen dalam tahun ini sangat relevan dengan semangat dunia usaha yang membutuhkan ketahanan ekstra.
"Memasuki Tahun Kuda Api, kita diingatkan tentang pentingnya energi yang besar, keberanian, semangat pantang menyerah untuk terus maju, serta daya tahan tinggi dalam melewati setiap rintangan. Kuda melambangkan aspek kecepatan dan ketekunan kerja, sementara elemen api menjadi representasi dari semangat membara, proses transformasi, serta kekuatan untuk bertumbuh secara berkelanjutan," ujar Hery.
Memasuki sesi utama, penonton terpukau oleh pertunjukan Barongsai dan Bian Lian (seni mengubah wajah). Pertunjukan ini bukan sekadar hiburan, melainkan simbol pengusir energi negatif dan pembawa keberuntungan.
Salah satu momen sakral dalam acara ini adalah Yee Sang Ceremony. Ritual mengangkat makanan setinggi mungkin ini melambangkan harapan akan kemakmuran yang melimpah dan kolaborasi yang solid antar sesama. Hal ini sangat sejalan dengan visi BRI untuk tumbuh bersama para mitranya.
Selain itu, BRI juga menghadirkan sesi Feng Shui Talk. Sesi ini memberikan insight berharga bagi nasabah untuk merencanakan langkah personal maupun strategi bisnis di tahun 2026. Pandangan dari pakar Feng Shui membantu nasabah memetakan peluang dan risiko berdasarkan karakteristik energi tahun berjalan.
Di balik kemeriahan budaya, BRI menggunakan momentum ini untuk mempertegas kapabilitas layanan Wealth Management mereka. Memahami bahwa kebutuhan nasabah semakin kompleks, BRI terus memperkuat ekosistem layanan untuk pengelolaan aset, perencanaan keuangan, dan proteksi jiwa maupun properti.
Layanan Wealth Management BRI kini lebih fokus pada pendampingan personal. Setiap nasabah mendapatkan solusi yang disesuaikan (tailor-made) dengan tujuan finansial jangka panjang mereka.
Hal ini memperkuat posisi BRI dengan slogan "Satu Bank untuk Semua", di mana bank mampu melayani spektrum kebutuhan dari level dasar hingga pengelolaan aset kelas atas.
"Pihak kami sangat menyadari bahwa tiap-tiap nasabah memiliki aspirasi, kebutuhan, serta tantangan yang berbeda pada setiap tahapan kehidupan atau siklus bisnis mereka. Maka dari itu, BRI berkomitmen meningkatkan kapasitas layanan demi menyajikan solusi keuangan yang adaptif, terintegrasi, dan relevan, baik untuk urusan pengelolaan kas, ekspansi bisnis, maupun perencanaan pertumbuhan masa depan," jelas Hery.
"BRI berkomitmen menjadi mitra setia Bapak dan Ibu dalam mengambil setiap peluang, menjawab tantangan, serta merealisasikan rencana jangka panjang dengan dukungan fondasi keuangan yang lebih kokoh dan stabil," tutupnya.
BRI Imlek Prosperity 2026 tidak berhenti di Jakarta saja. Sebagai wujud komitmen nasional, BRI melanjutkan rangkaian acara eksklusif ini ke kota-kota besar lainnya di Indonesia. Setelah sukses di Jakarta, perayaan berlanjut di Surabaya pada 24 Februari 2026 dan akan ditutup di Medan pada 27 Februari 2026.
Share this article
Sambut Tahun Kuda Api, BRI gelar Imlek Prosperity 2026. Hadirkan layanan Wealth Management personal untuk kelola aset Anda.