AYOJAKARTA.COM - Pencairan bansos reguler PKH Tahap 3 tahun 2024 hampir 100 persen tersalurkan.
Pencairan bansos PKH Tahap 3 diberikan kepada keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin.
Akan tetapi lebih dari 270 ribu KPM terancam tak mendapatkan kembali pencairan bansos reguler tahap selanjutnya atau periode Juli-Agustus 2024.
Kementerian Sosial menargetkan pencairan PKH Tahap 4 periode salur Juli-Agustus bisa dicairkan kepada KPM PKH murni dan KPM PKH+ BPNT di akhir Juli atau awal Agustus 2024.
KPM penerima bansos PKH yang terdata DTKS Kemensos RI mulai dari balita, anak usia sekolah (SD, SMP, SMA, SMK Sederajat), ibu hamil, lansia dan penyandang disabilitas.
Kemensos akan mencairkan bansos PKH tahap 4 periode salur Juli-Agustus 2024 melalui KKS ATM Merah Putih, Bank Himbara dan BSI.
Sebagai informasi, bansos PKH (Program Keluarga Harapan) disalurkan kepada keluarga penerima manfaat dalam rangka pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama golongan tidak mampu atau rentan miskin.
Bansos PKH Tahap 4 diberikan kepada 10 juta KPM PKH murni dan KPM PKH+BPNT yang terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI.
Baca Juga: Kabar Baik dan Buruk Soal Bansos untuk Para KPM di Awal Juli 2024, Apa Itu?
Berikut nominal pencairan bansos PKH Tahap 4 melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI:
- Kategori siswa SD sederajat: Rp150 ribu
- Kategori siswa SMP sederajat: Rp250 ribu
- Kategori siswa SMA sederajat: Rp334 ribu
- Kategori lansia 60 tahun ke atas: Rp400 ribu
- Kategori penyandang disabilitas berat: Rp400 ribu
- Kategori ibu hamil: Rp500 ribu
- Kategori anak usia dini (0-6tahun): Rp500 ribu
- Kategori korban pelanggaran HAM berat Rp1,8 juta
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Diary Bansos pada Rabu (3/7/2024), untuk pencairan bansos PKH tahap 3 periode salur Mei-Juni hampir 100 persen tersalurkan.
Akan tetapi terdeteksi ada 274.738 KPM PKH murni dan KPM PKH+BPNT yang belum mencairkan bansos PKH tahap 3.
Kemensos telah menginstruksikan kepada pendamping sosial untuk melakukan pemantauan atau penelusuran di daerah masing-masing terkait KPM PKH yang tak mencairkan dana bantuannya (sudah ada by name, by address KPM PKH terpantau di SIKS-NG).
Pendamping sosial akan memonitor kendala pencairan yang terjadi di lapangan sehingga KPM yang hingga akhir Juni 2024 belum mencairkan bantuan PKH tahap 3 yang sudah masuk di KKS dapat diketahui.
Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Kategori Ini Bisa Mencairkan 2 Bansos Berupa Uang dan Barang
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan yang dilakukan pendamping sosial, KPM PKH murni dan KPM PKH+ BPNT yang belum mencairkan dana bantuannya mengalami beberapa kendala misalnya KKS hilang, tertelan di mesin ATM, rusak hingga terblokir.
Banyak pula KPM yang tidak tahu terkait adanya pencairan bansos PKH yang masuk di KKS karena sedang berada di luar kota.
Pendamping sosial juga kesulitan untuk mengkonfirmasi terkait adanya pencairan bansos PKH Tahap 3 karena KPM pindah domisili, tak diketahui keberadaannya dan sebab-sebab lainnya.
Kemensos memberikan peringatan kepada KPM yang belum juga mencairkan bansos PKH tahap 3 melalui KKS maka bantuan akan dibekukan dan tak dapat dicairkan kembali karena sudah dikembalikan ke kas negara.
KPM juga bisa terancam dinonaktifkan untuk kepesertaannya sebagai penerima program bantuan PKH periode Juli-Agustus 2024 karena dianggap sudah tak membutuhkan bantuan sosial.
Oleh karena itu, bagi KPM PKH murni dan KPM PKH+BPNT yang mengalami kendala pencairan dana bansos PKH periode Mei-Juni 2024 karena KKS hilang, terblokir atau rusak disarankan segera lapor kepada pihak perbankan terkait.
Nantinya pihak perbankan akan mengganti KKS KPM yang hilang, sudah rusak atau terblokir dengan KKS baru sesuai prosedur yang berlaku sehingga KPM bisa mencairkan dana bantuan PKH.
Baca Juga: KPM, Yuks Ucapkan Terima Kasih ke Presiden! 6 Bansos Cair Juli 2024
Pendamping sosial juga akan melakukan koordinasi dengan pihak perbankan dan melakukan pendampingan KPM yang mengalami kendala pencairan dana bantuan PKH Tahap 3 periode salur Mei-Juni 2024.
Bagi KPM yang belum menerima bansos PKH Tahap 3 maka disarankan untuk mengecek KKS ATM Merah Putih, Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri) dan BSI baik di mesin ATM terdekat atau agen bank terdekat untuk melihat saldo dana yang masuk.
Jika memiliki fasilitas mobile banking Bank Himbara atau BSI maka bisa melakukan pengecekan melalui fasilitas m-banking Livin Mandiri, BRI-mo, BNI mobile banking dan BSI mobile agar lebih efektif.***

Share this article
Terungkap ini penyebab 274.738 KPM PKH murni dan BPNT terancam tak lagi mendapat bansos reguler Juli-Agustus 2024.