AYOJAKARTA.COM - KPM PKH, BPNT, dan non DTKS kembali mendapatkan berkah pencairan bantuan sosial mulai H+1 Hari Raya Idul Fitri 2024.
Pemerintah bergerak cepat untuk mencairkan sejumlah bantuan baik reguler dan tambahan kepada KPM PKH, BPNT, dan non DTKS secara bertahap pasca lebaran.
Bantuan berupa uang tunai maupun barang siap dicairkan kembali oleh Pemerintah setelah Hari Raya Idul Fitri kepada KPM PKH, BPNT, dan non DTKS, salah satunya BPNT Tahap 3 melalui PT Pos Indonesia.
Kemensos secara bertahap telah menyalurkan bansos reguler dan tambahan kepada masing-masing KPM yang memenuhi kelayakan sebagai penerima bantuan.
Total ada lima bansos terus dicairkan mulai H+1 lebaran sebelum baik berupa uang tunai maupun barang. Apa saja?
Dikutip AyoJakarta.com melalui kanal YouTube Diary Bansos (9/4/24), bantuan sosial yang terus dicairkan pasca lebaran, sebagai berikut.
1. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)
BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) kembali dicairkan untuk tahap 3 alokasi bulan April 2024 melalui PT Pos Indonesia
Setelah pencairan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI selesai dicairkan sebelum lebaran sekarang giliran KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang menerima penyaluran bansos via PT Pos Indonesia.
Nominal pencairan berbeda dengan KKS, KPM penerima bansos BPNT Tahap 3 alokasi April-Juni menerima uang tunai sebesar Rp600 ribu (rapel tiga bulan untuk sekali pencairan).
Bantuan BPNT 3 periode salur April-Juni disalurkan kepada 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI dan dinyatakan layak sebagai penerima bantuan.
2. Bansos MRP
Bansos MRP (Mitigasi Rawan Pangan) Cadangan Beras Pemerintah 10 kg juga kembali disalurkan pasca lebaran untuk alokasi April 2024.
Untuk sekarang penyaluran bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg sudah memasuki tahap 4 penyaluran di bulan April 2024.
Bansos beras ini diberikan kepada 22 juta keluarga penerima manfaat khususnya untuk kategori keluarga prioritas miskin ekstrem
Penerima bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg tercatat dalam desil data P3KE Kemenko PMK bukan lagi diambil dari DTKS Kemensos RI.
PT Pos Indonesia dan para transporter memfasilitasi penyaluran bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg yang dikelola oleh Badan Pangan Nasional dan bekerja sama dengan Perum Bulog RI.
Penyaluran bansos ini dilakukan secara bertahap untuk tiap daerah dengan KPM yang masuk dalam prioritas miskin ekstrem baik melalui kantor pos cabang kecamatan kota atau ditempatkan di titik komunitas baik di kantor kelurahan atau kantor desa.
Pihak transporter PT Pos Indonesia juga akan mengantarkan bantuan langsung kepada penerima jika KPM sakit menahu, lansia, atau penyandang disabilitas berat.
Baca Juga: Akhirnya Ada Bansos yang Cair Hari Ini Selain BPNT dan PKH, Bantuan Apa?
3. Bantuan Daging Ayam dan Telur
Badan Pangan Nasional (Bapanas) masih menyalurkan bantuan daging ayam + telur kepada 1,4 juta anak usia dini (0-6 tahun) yang masuk dalam kategori keluarga rawan stunting dan tercatat di BKKBN.
Mulai pasca lebaran, bantuan ini akan dilanjutkan lagi pencairannya di tujuh Provinsi di Indonesia yang tercatat sebagai daerah dengan tingkat kerawanan stunting paling tinggi di Indonesia.b
Periode penyaluran bantuan daging ayam+ telur ini adalah tiga bulan yaitu Maret-Mei 2024 yang sudah disalurkan mulai 15 Maret 2024 dan sampai pasca lebaran di bulan April masih terus disalurkan hingga nantinya bulan Mei.
Bapanas menyalurkan bantuan berupa 1 kg daging ayam dan 10 butir telur dan dibagikan secara merata di beberapa wilayah Provinsi di Indonesia, misalnya Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.
4. PKH (Program Keluarga Harapan)
Mulai minggu ketiga di bulan April (pasca lebaran), bantuan PKH Tahap 2 yang dicairkan melalui PT Pos Indonesia mulai disalurkan kembali untuk masing-masing kategori penerima.
PKH tahap 2 periode salur April-Juni ini akan terus dicairkan untuk 10 juta KPM PKH murni dan PKH+BPNT melalui PT Pos Indonesia.
Nominal bansos PKH Tahap 2 melalui PT Pos Indonesia berbeda-beda sesuai kategori penerima.
- Kategori anak SD sederajat Rp225 ribu
- Kategori anak SMP sederajat Rp375 ribu
- Kategori anak SMA, SMK Sederajat Rp500 ribu
- Kategori lansia usia 60 tahun ke atas Rp600 ribu
- Kategori penyandang disabilitas berat Rp600 ribu
- Kategori Ibu hamil Rp750 ribu
- Kategori anak usia dini (0-6 tahun) Rp750 ribu
5. PIP Kemdikbud
PIP Kemdikbud akan disalurkan kembali pasca lebaran terutama bagi KPM siswa yang sudah melakukan aktivasi rekening SimPel BRI, BNI, dan BSI (khusus wilayah Provinsi Aceh).
Penerima PIP Kemdikbud RI dicairkan kepada 7,8 juta KPM siswa uang sudah menerima SK pemberian bantuan oleh Kemendikbudristek.
Rincian nominal yang diberikan, sebagai berikut:
- Anak SD sederajat kelas berjalan 1-5: Rp450 ribu per tahun.
Khusus kelas 1 semester ganjil: Rp225 ribu.
Khusus kelas 6 semester genap: Rp225 ribu
- Anak SMP sederajat kelas berjalan 8: Rp750 ribu per tahun.
Khusus kelas 7 semester ganjil: Rp375 ribu
Khusus kelas 9 semester genap: Rp375 ribu
- Anak SMA, SMK, Sederajat: Rp1,8 juta per tahun.
Khusus kelas 10 semester ganjil: Rp900 ribu
Khusus kelas 12 semester genap: Rp900 ribu
Bansos PIP Kemdikbud telah dicairkan secara bertahap mulai hari Selasa, 8 April 2024 khusus bagi KPM siswa-siswi yang memiliki rekening SimPel aktif serta mempunyai ATM SimPel.
Sedangkan yang sudah memiliki rekening SimPel tapi belum memiliki ATM maka maka bantuan bisa mulai dicairkan mulai tanggal 16 April 2024 atau setelah Hari Raya Idul Fitri.
Nantinya Puslapdik akan memberikan instruksi kepada pihak Dinas agar memberikan informasi untuk unit pendidikan sekolah terkait pencairan dana PIP Kemdikbud sudah bisa dilakukan. ***

Share this article
Benarkah BLT Mitigasi Risiko Pangan juga dicarikan bersamaan dengan BPNT di H+1 lebaran? Cek infonya di sini.